-->

Dukung Pembangunan, Pemuda dan Mahasiswa Bentuk Front Pembela Pembangunan Jayawijaya (FPPJ)

KOTA JAYAPURA - Demi membela proses pembangunan yang berjalan di Kabupaten Jayawijaya, sejumlah pemuda membentuk dan mendeklarasikan Front Pembela Pembangunan Jayawijaya (FPPJ). Front ini akan mengawal pembangunan yang sedang berjalan hingga menyeret pihak oposisi ke rana hukum demi mempertanggungjawabkan isu yang tidak benar.

“Kami lihat dan mengamati pembangunan Jayawijaya berjalan bagus, namun kenapa ada isu-isu yang berkembang?” tanya Ketua FPPJ, John Matuan, dalam sambutan deklarasi, di Expo Waena, Perumnas I, Kota Jayapura, Papua, Senin (08/04/2013).

Menurut John, isu-isu itu hanya menghalangi pembangunan yang sedang berjalan bagus saat ini. Sehingga FPPJ dibentuk untuk membela pembangunan Jayawijaya. “Mengapa kita tidak dukung saja pembangunan yang sedang jalan bagus? Karena itu, kita bentuk dan deklarasikan ini,” tegasnya.

Menurut John, kelompok ini akan kerja aktif demi membela pembangunan Jayawijaya. Sampai pada akhirnya, FPPJ tidak segan-segan menyeret pihak yang opisisi dengan pemerintah jayawijaya kini ke rana hukum. “Bukti dari pihak oposisi itu tidak benar, kami akan menempuh jalur hukum demi penegakan pencemaran nama baik pejabat negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua HPMJ, Nius Asso mengatakan tidak berpihak kepada kelompok mana pun. Menurut Nius, HMPJ hanya berbicara demi kepentigan rakyat dan mahasiswa. “Saya bicara demi kepentingan mahasiswa dan masyarakat,”tegasnya.

Sementara itu, mewakili pemerintah, Bertus Asso yang juga Kepala Distrik Itlay Hisage, Kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi atas terbentuk dan dideklarasikannya FPPJ. “Kami salut dengan adik-adik yang mau peduli dengan pembangunan yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Solidaritas Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (SPPMJ), wilayah Jayapura, Yulianus Mabel mengatakan, pihak FPPJ jangan berfikir akan menyelamatkan pembangunan Jayawijaya. “Saya duga, FPPJ salah langka kemudian menghancurkan Jayawijaya,” katanya.[TabloidJubi]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah