Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 6 April 2013

Lukisan Kulit Kayu Suku Asei

loading...
SENTANI (JAYAPURA) - Melukis di atas kanvas sudah biasa dilakukan para seniman. Nah, kalau Suku Asei yang tinggal di Danau Sentani, Papua biasa melukis di atas kulit kayu. Hasilnya, lukisan yang sangat artistik!

Gambar yang dilukis di atas kulit kayu ini sangat beragam mulai dari gambar ikan, burung cendrawasih, tifa (gendang khas Papua-red), sampai buaya. Makna dari sebuah lukisan juga berbeda, misalnya lukisan yang menggambarkan buaya. Buaya merupakan salah satu hewan yang konon menjadi penjaga Ondovolo, seorang Raja Sentani.

zaman dulu kulit kayu ini hanya digunakan oleh para bangsawan kerajaan di Sentani sebagai busana atau biasa disebut dengan malow.

Sebagai buah tangan lukisan kulit kayu biasanya ditawarkan dengan harga sangat beragam. Harga disesuaikan dengan ukuran serta gambar pada lukisan yang tertuang pada kulit kayu itu. Dari harga yang paling murah Rp 5.000 hingga Rp 300.000. [DetikTravel]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...