Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 26 June 2013

Pemkot dan DPRD Jayapura Setujui Sistem Pembiayaan Pasar Youtefa

loading...
ABEPURA (KOTA JAYAPURA) - Rencana pembangunan Pasar Youtefa akhirnya menemui titik terang setelah pemerintah kota dengan DPRD Kota Jayapura sepakat mengenai pembiayaan pembangunan pasar yang terus saja dilanda banjir tersebut.

Menurut Walikota Jayapura Drs. Benhur Tommy Mano, MM pihak dewan saat ini sudah menyetujui bila anggaran untuk membangun Pasar Youtefa diambil melalui pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP), setelah sebelumnya rencana ini mentah karena ditolak pihak legislatif karena dianggap akan memberatkan APBD Kota Jayapura pada tahun mendatang.

Namun setelah diberi penjelasan dari pihak Pemkot dan pihak PIP sendiri, akhirnya dalam pertemuan beberapa waktu yang lalu yang dihadiri 27 anggota dewan termasuk juga dua unsur pimpinan, pihak dewan akhirnya menyetujui langkah tersebut.

Walikota sendiri berharap dengan telah disetujuinya system pembiayaan, maka pembangunan Pasar Youtefa bisa segera dilaksanakan, bahkan ia menyebut bila bisa pada bulan Agustus 2013 mendatang hal tersebut sudah mulai dilakukan.

Sementara itu Wakil Walikota Jayapura Dr. H. Nur Alam yang ditemui wartawan diruang kerjanya pada Selasa (25/06/2013) kemarin menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu finalisasi desain dari pihak konsultan.

Bila hal tersebut sudah selesai maka desain yang ada akan segera dikonsultasikan kepada pihak kementrian Pekerjaan Umum sebelum akhirnya dikerjakan bila dianggap sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan pada lokasi tersebut.

Dengan system pinjaman dari PIP, Alam mengklaim pemerintah akan sangat terbantu dalam melakukan pembangunan karena memang lembaga itu dibentuk untuk hal tersebut. Ia menjelaskan bila menggunakan APBD murni dengan hitungan Multi years maka akan sangat sulit pembangunan bisa sesuai dengan harapan.

Untuk pengembalian, ia meyakini tidak aka nada masalah yang dihadapi karena dengan dana Alokasi Umum (DAU) hal tersebut akan tercukupi karena jenjang waktu pengembalian bisa dilakukan hingga 15 tahun.

Sedangkan untuk pendapatan, ia percaya dengan hanya mengandalkan uang sewa dari para pedagang, PAD Kota Jayapura akan terdongkrak drastic mengingat Pasar Youtefa merupakan pasar induk bagi beberapa Kabupaten lainnya. [BintangPapua]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...