Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 26 June 2013

Tidak Diperhatikan Pemerintah Kabupaten Keerom, Warga Arso 1 Korban Banjir Mengeluh

loading...
ARSO (KEEROM) - Terkait belum adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Keerom dan Pemerintah Provinsi Papua pasca musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Arso 1 membuat sejumlah warga mengeluh.

Pasca banjir yang terjadi beberapa hari lalu di Arso 1 Kabupaten Keerom sebagian warga masih tidur menggunakan tenda darurat. Namun hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Keerom dan Pemerintah Provinsi Papua belum melihat langsung kondisi masyarakat. Sejumlah masyarakat dan tokoh adat merasa cemas apabila hujan turun dengan intensitas tinggi, karena bisa terjadi banjir dan menggenangi rumah warga.

Kepala Suku Pegunungan Tengah Kabupaten Keerom Theo Aso mengatakan Pemerintah Provinsi Papua harus turun langsung ke lapangan melihat kondisi yang dialami oleh masyarakat. Ia menambahkan pihaknya pernah menyampaikan aspirasi masyarakat ke DPRD Kabupaten Keerom, namun hingga kini belum ditindak lanjuti. Menurut Theo pihaknya mendukung sejumlah program yang dilakukan LMR RI Papua dalam hal ini harus menjadi contoh bagi pemerintah maupun intansi terkait.

Sementara itu salah satu warga Sulastri menyayangkan belum adanya langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam mengatasi hal ini. [TopTVPapua]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...