Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 12 July 2013

Panca Fakdawer Raih Emas di Kejuaraan Nasional Tinju PPLP

loading...
KOTA JAYAPURA - Ketua Tim Tinju PPLP Papua Daniel Womsiwor mengatakan bahwa Panca Fakdawer berhasil meraih medali emas setelah di partai final mengalahkan lawanya dari Provinsi Jambi, Selasa (02/07/2013) malam.

“Kejutan terjadi di Kejurnas PPLP kali ini, karena salah satu partai final yang dimainkan Selasa malam, Panca Fakdawer (Raja KO Piala Rektor Uncen) akhirnya meraih medali emas,” kata Daniel Womsiwor kepada Antara Jayapura lewat pesan singkat, Rabu.

Menurut dia, kemenangan ataupun raihan emas tersebut didapatkan setalah Panca Fakdawer memukul KO petinju Rexi Andrea asal Provinsi Jambi yang pernah turun di PON XIII Riau. “Ini kejutan. Dan Panca Fakdawer saya nobatkan sebagai ‘Mambri’ atau raja KO pada Kejurnas ini,” kata Daniel.

Sementara dua petinju Papua lainya, yakni Boy Israel Dimara (siswa SMP YPK Dok 5 Jayapura) dan Hanock D. Baimo. (SMPN 3 Jayapura) akhirnya kalah angka atas lawan-lawannya.

Boy kalah dari juara Indonesia asal Jambi Yahyu Fitra, sedangkan Hanock kalah dari Juara pertama Indonesia Lewi Chandra (PPLP tahun lalu) asal Kaimana, Papua Barat, katanya.

“Saya akui di babak semifinal dan final ini para juara nasional mendominasi kejurnas kali ini. Dan dengan kekalahan ini Papua baru bisa menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perunggu,” katanya.

Dan sore ini, lanjut Daniel, petinju Papua lainya yakni Daniel Sroyer akan bersua dengan petinju asal daerah langanan juara umum Indonesia, yaitu Sulawesi Utara.

“Kami akan mainkan satu partai final, yakni Daud Sroyer (siswa SMP YPK Dok 5 Jayapura) yang akan menantang petinju asal Sulawesi Utara. Tapi Daud katakan meskipun lawan sangat kuat tapi demi Tanah Papua, dia siap mandi darah berikan yang terbaik,” ujar Daniel. [BintangPapua]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...