-->

Usman Genongga Wanimbo Diminta Perhatikan Nasib Mahasiswa Tolikara

JAKARTA - Bupati Kabupaten Tolikara, Usman Genongga Wanimbo diminta memperhatikan nasib mahasiswa asal Kabupaten Tolikara yang sedang mengenyam studi di berbagai kota di Papua dan Indonesia.

Sonny Kembu Wanimbo, Ketua Kordinator Wilayah Mahasiswa Tolikara di Kota Studi Jakarta menegaskan, dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah telah menyetujui anggaran sebesar 3 milyar bagi pendidikan mahasiswa.

“Namun sampai saat ini realisasinya belum ada. Kami juga menyesalkan sikap Bupati yang tidak paham tentang kalender pendidikan nasional,” ujar Sonny Kembu saat ditemui suarapapua.com, Rabu (10/07/2013) siang, di Honai Mahasiswa Tolikara, Cawang, Cililitan.

Menutu Sonny Kembu, akibat pencairan dana pendidikan yang lambat dan tak mengikuti kalender pendidikan nasional, banyak mahasiswa yang terbengkalai untuk mengikuti ujian akhir semester, dan beberapa lagi berhenti melanjutkan kuliah.

“Kalau bupati paham kalender pendidikan nasional, dan dana pendidikan dicairkan tepat waktu, tentu perkuliahaan mahasiswa akan lancar, kalau sudah begini tentu mahasiswa harus mengulang lagi di semester depan,” katanya.

Karena itu, Sonny Kembu berharap Bupati Tolikara, beserta dinas-dinas terkait agar segera memikirkan nasib pendidikan mahasiswa asal Tolikara yang tersebar di berbagai kota studi di Indonesia.

“Soal dana pendidikan bagi mahasiswa, itu hak kami, karena itu harus dicairkan. Kami tidak minta uang pribadi dari bapak-bapak pejabat, tapi kami menuntut hak-hak kami yang dijamin melalui amanat UU Otsus,” tutup Sonny Kembu.

Sementara itu, Bupati Tolikara Usman Genongga Wanimbo, ketika dihubungi media ini via telepon selulernya tidak memberikan respon. Pesan singkat yang dikirim juga tak di balas. [SuaraPapua| TabloidJubi]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah