Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 25 September 2013

Pilkada Kabupaten Jayawijaya : John Wempi Wetipo dan Jhon Banua Unggul Telak

loading...
WAMENA (JAYAWIJAYA) – Dari hasil rekapitulasi suara sementara yang dikumpulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya, pasangan incumbent yaitu John Wempi Wetipo dan Jhon R. Banua (Jojon) unggul telak dari kandidat nomor urut I, John Way-Dicky Kapisa.

Hal itu terbukti setelah tabloidjubi.com melihat hasil rekapitulasi suara, Minggu (22/09/2013) sekitar pukul 17.00 WIT di Kantor KPU Jayawijaya, di mana total surat suara yang telah masuk KPU Jayawijaya mencapai 181.723 suara dari 39 Distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya, tinggal Distrik Trikora yang hingga kini masih belum memasukan hasil rekapitulasi suara.

Dari hasil itu, pasangan nomor urut dua John Wempi Wetipo –Jhon R Banua unggul telak di 39 distrik yang sudah memasukan hasil rekapitulasi perhitungan suara ke KPU Jayawjiaya, yakni 166.592 suara, sedangkan rivalnya pasangan jalur independen Jhon Way,S.Hut-Dekcy Kapisa hanya memperoleh suara sementara sebanyak 15.131 suara.

Dengan begitu, pasangan Jojon dipastikan ungul telak di seluruh distrik yang ada dengan rata-rata memperoleh 90  persen suara, hanya beberapa distrik saja suara terpecah ke dua kandiat, namun pasangan Jojon tetap unggul hanya  pada Distrik Pisugi, Hubikiak dan Distrik Kurulu pasangan John Way-Dikcy Kapisa mendapat persentase suara lebih dari 1000 suara.

Sementara distrik Wamena kota yang mempunyai populasi penduduk terbanyak yakni 5 kampung dan 3 kelurahan, Jojon unggul jauh dengan memperoleh 19.586 suara, dan Pasangan Jhon-Dekcy hanya memperoleh 6.327 suara. Dipastikan, pasangan Jojon berhak kembali memimpin Jayawijaya untuk periode kedua kalinya, tinggal menunggu sidang Pleno KPUD Jayawijaya yang belum dipastikan kapan dilaksanakan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya, Pdt. Alexander Mauri saat dihubungi mengungkapkan, dari hasil surat suara yang masuk hampir seluruh distrik di 40 Distrik Kabupaten Jayawijaya telah memasukan rekap suara, hanya saja 1 (satu) distrik saja yang belum memasukan rekap suara yaitu distrik Trikora.

Menurutnya, kendala yang membuat sehingga distrik tersebut belum memasukan hasil rekap suara adalah karena letak geografis yang cukup jauh dan medan yang sulit. Tak hanya itu, ditambah lagi cuaca yang tidak memungkinkan sehingga mengalami keterlambatan. “Cuaca yang tidak bersahabat sehingga pesawat tidak bisa masuk kesana, ditambah lagi letak geografis yang sulit sehingga pesawat agak susah masuk kesana,” katanya.

Sementara dari hasil evaluasi pihak keamanan dalam hal ini pengamanan penyelenggaraan Pemilukada Jayawijaya, Kapolres Jayawijaya, AKBP Johhny Eddizon Isir, S.ik, MTCP mengakui, hingga pada H+4 usai pencoblosan, situasi keamanan di Wamena dan sekitarnya masih dalam keadaan kondusif. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jayawijaya yang bersama-sama menjaga situasi aman saat pelaksanaan Pemilukada,” ujar Isir di Polres Jayawijaya, Minggu (22/9).

Ditambahkan, aparat gabungan (BKO) pengamanan TPS-TPS baik dari Polda, Brimob dan Polres-polres lainya, hingga kini sudah kembali ke tempat tugas mereka masing-masing. “Para BKO sudah kembali ke tempat masing-masing sejak hari Jumat kemarin, tinggal anggota Polres Jayawijaya saja yang siap mengamankan pelaksanaan pleno KPU hingga pada pelantikan Bupati terpilih,” tandas Kapolres. [TabloidJubi]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :