-->

11 Kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) yang Baru akan Dilantik Lukas Enembe

KOTA JAYAPURA – Sekretaris Daerah Papua TEA Hery Dosinaen,SIP, mengaku pelantikan beberapa SKPD akan dilakukan minggu depan.

“Kami menunggu pelantikan beberapa SKPD dan pelantikan akan kita lakukan secepatnya, setelah itu kita akan melakukan penyerahan DPA,” Kata Sekda Papua TEA Hery Dosinaen,SIP kepada wartawan ketika ditemui diruang kerjanya baru-baru ini.

Pelantikan tersebut akan dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP,MH yang akan melantik sebanyak 11 Kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) baru yang merupakan pecahan dari dinas induk serta perubahan nama dari lembaga yang lama kepada yang baru.

Pelantikan tersebut untuk menduduki jabtan seperti kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Papua, Badan Penghubung Daerah, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, dan Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluhan serta Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Jadi memang ada dinas yang dipecahkan tapi ada yang dirubah namanya. Contoh Biro Menspri dihapus lalu diganti jadi Biro Kesra. Kemudian Badan Pengembangan SDM berubah menjadi Biro Pengambangan SDM. Kalau yang dipecah antara lain Dinas Perindustrian yang sebelumnya menyatu dengan koperasi kali ini sudah dipisahkan," tuturnya.

Sekda Hery pada kesempatan itu mengatakan penambahan SKPD tidak akan membebani anggaran belanja daerah. Dilain pihak, meski jumlah Pejabat Eselon II akan bertambah, namun fungsi dan jumlah Pejabat Eselon III dan IV akan ikut berkurang dengan sendirinya.

Sama halnya untuk penyaluran pegawai di Kantor Dinas, Biro maupun Badan yang baru dibentuk. Pemerintah Provinsi tidak perlu melakukan penambahan pegawai tetapi tinggal mengambil para staf dari kantor maupun dinas induk.

"Dengan harapan adanya struktur baru ini kita harap bisa lebih efektif lagi. Supaya tugas lebih baik lagi khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja ini akan kita tetap kaji terus setelah terbentuk. Dan dari tahun ke tahun kita akan evaluasi,"tutupnya. [PapuaPos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah