Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 6 September 2014

Tokoh Agama dan Masyarakat Mimta Bupati-Wabup Mimika Perhatikan Khusus Warga Asli

loading...
TIMIKA (MIMIKA) - Para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Mimika, Papua meminta Bupati-Wakil Bupati terpilih, Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang agar memberi perhatian khusus kepada warga suku-suku asli di wilayah itu agar bisa terangkat derajat kesejahteraannya.

Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika, Amandus Rahadat Pr kepada Antara di Timika, Sabtu mengatakan tantangan terberat pemerintah di Tanah Papua, termasuk di Kabupaten Mimika saat ini yaitu bagaimana berupaya mengangkat derajat kesejahteraan rakyat asli yang sampai saat ini sebagian besar masih hidup dalam kondisi sangat sederhana dan terbelakang dalam berbagai bidang.

"Rakyat di Kabupaten Mimika sangat banyak dan datang dari berbagai daerah dan suku. Tetapi kalau bisa ada program-program keberpihakan kepada masyarakat asli Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan yang lain agar mereka lebih survive lagi," kata Pastor Amandus.

Secara khusus Pastor Amandus meminta Bupati-Wakil Bupati Mimika terpilih itu untuk memperhatikan masyarakat Suku Kamoro yang bermukim di sepanjang wilayah pesisir pantai Mimika dari perbatasan dengan Kabupaten Kaimana di bagian barat hingga perbatasan dengan Kabupaten Asmat di bagian timur.

"Kalau bisa orang Kamoro diberikan perhatian ekstra karena dikhawatirkan mereka bisa menjadi orang asing di negeri mereka sendiri," tutur Pastor Amandus.

Dia menyampaikan selamat dan proficiat kepada pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang (OMBAS) yang akan segera dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Mimika periode 2014-2019 oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe bertempat di Gedung Eme Neme Yauware Timika, Sabtu siang.

"Mereka berdua harus penuhi janji-janjinya selama kampanye karena janji politik itu selalu dipegang dan diingat terus oleh rakyat. Jika mereka berdua melupakan janji-janji selama kampanye maka rakyat akan berkata bahwa mereka berdua bohong. Jadi, penuhilah janji-janji selama kampanye karena rakyat Mimika menunggu itu," imbaunya.

Pastor Amandus mengatakan, persaingan memperebutkan kekuasaan di Kabupaten Mimika saat Pilkada 31 Mei 2014 sudah berlalu. Lantaran itu, katanya, sudah tidak ada lagi sekat-sekat di kalangan masyarakat Mimika.

"Kalian berdua adalah pemimpin dari seluruh rakyat Kabupaten Mimika. Semua rakyat Mimika, apa pun sukunya, kelompoknya, atau pendukungnya, semua adalah rakyat yang harus kalian lihat dan perhatikan," ujarnya.

Pendapat serupa dikemukakan tokoh masyarakat Suku Amungme, Andreas Anggaibak.

Mantan Ketua DPRD Mimika periode 2001-2004 itu meminta pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang dalam kebijakannya harus pro rakyat.

"Eltinus sebagai putra daerah Suku Amungme pertama yang menjadi Bupati Mimika harus bekerja sejujur-jujurnya dan pro kepada rakyat karena rakyat Mimika sudah memilih dia," ujar Andreas.

Andreas juga mengingatkan pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang agar dapat menjadi contoh dan suri tauladan yang baik bagi masyarakat asli Kabupaten Mimika. Pemimpin yang baik, demikian Andreas, yaitu pemimpin yang takut akan Tuhan, bekerja sungguh-sungguh untuk memperhatikan masyarakat akar rumput, bukan hanya memperhatikan kepentingan pribadi, kelompok, suku dan golongannya semata sebagaimana pemimpin Mimika terdahulu.
  
Dengan alokasi anggaran Kabupaten Mimika yang sangat besar setiap tahun mencapai lebih dari Rp1,7 triliun, Andreas mengaku sangat optimistis bahwa pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang bisa melakukan berbagai perubahan-perubahan besar bagi kehidupan warga asli setempat, jika bekerja secara sungguh-sungguh.

"Yang jelas, kami semua masyarakat Amungme dan Kamoro ada di belakang kalian berdua untuk mendukung kepemimpinan baru di Kabupaten Mimika," kata Andreas Anggaibak.

Kepolisian Resor Mimika menerjunkan sekitar 660 personel untuk mengamankan jalannya acara pelantikan Bupati-Wakil Bupati terpilih, Sabtu.

Personel pengamanan itu sudah mencakup Brimob dan unsur TNI dari sejumlah kesatuan di Timika.

Menjelang pelantikan Bupati-Wakil Bupati Mimika terpilih pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang, ribuan warga sudah memadati area sekitar Gedung Eme Neme Yauware Timika, Sabtu.

Bahkan sejak Jumat (5/9) malam, warga suku-suku asli pegunungan Papua telah mempersiapkan acara "bakar batu" di sekitar kawasan Timika Indah.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan panitia, usai dilantik secara resmi sebagai Bupati-Wakil Bupati Mimika pada Sabtu siang, pasangan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajaran Muspida Provinsi Papua akan menggelar syukuran adat bersama masyarakat di kawasan Timika Indah. [Antara]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...