Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 21 November 2014

417 Pekerja Hiburan Malam Terdata di Polres Mimika

TIMIKA (MIMIKA) - Berdasarkan data Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Mimika, tercatat ada 417 pekerja hiburan malam, yakni wanita yang berprofesi sebagai pramuria,  pekerja seks komersial (PSK) dan tukang pijat.

Dari jumlah tersebut, dirinci profesi pramuria yang dipekerjakan di tampat hiburan malam (THM), seperti bar, cafe dan karaoke ada 40 orang, dan 276 pramuria terdata di lokalisasi Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, Kilometer 10.

Sedangkan di panti-panti pijat didata sebanyak 101 orang.

Demikian dijelaskan Kasat Binmas Polres Mimika, IPTU Mika Rumbrapuk kepada Timika eXpress, Selasa (11/11) di Mapolres Mimika.

Selain pekerjanya, lokasi tempat hiburannya pun didata, yakni THM jenis bar, cafe dan karaoke sebanyak 7 tempat, dengan nama-namanya,  Bar Haylight, Flamboyan, Boulevard, Lumba – Lumba, Zodiak, Scorpion dan Rilex.

Sedangkan panti pijat atau timung ada sebanyak 21 lokasi, yakni Timung Saraswati, Anisa, Wahyu Utama, Mulia, Anugerah, Lolita, Bayu Artha, Sri Rahayu, Lotus, Gama, Serba Sehat, Rileks, Anisa, Sri Lestari, Kardilla, Sri Kitri, Ladies, Clarisa, Sri Ratu, Anggrek dan Timung Saraswati.

Sementara lokalisasi kilometer 10 tempat ratusan PSK, terdapat 23 wisma, yakni Wisma Mandiri, Widya indah 2, Mekar Jaya, Widya Indah 1, Sopongiro, Happy Day , Ratu Plaza, Happy Day 2, Sopoyono, Sedap Malam 1, Ojo Lali 1, Ojo Lali 2, Bintang Seroja, Barcelona, Sedap Malam 2, Mawar Indah, Cendrawasih, RileX, Primadona 1, Primadona 2, Putri Sakti, Kristal Papy, Rina Club dan Putri Kayangan.

Data tersebut adalah pendataan yang dilakukan Satbinmas Polres Mimika akhir Juli 2014.

Kata Kasat Binmas, selain pendataan, secara reguler setiap enam bulan sekali Binmas Polres menggelar sosialisasi dan pembinaan ke semua lokasi THM dan panti pijat.

“Ini tidak lain memberikan pemahaman uridis bagaimana cara menpekerjakan orang ditempat hiburan, misalnya harus diatas 17 tahun, atau tidak mempekerjakan wanita dibawah umur yang bisa dijustifikasi sebagai kasus trafficking,” jelas Mika.

Tidak hanya itu, Binmas Polres Mimika juga selalu mengingatkan para PSK, pramuria dan tukang pijat di timung-timung untuk rutin memeriksakan kesehatannya sebagai antisipasi penularan penyakit.

Yang terpenting adalah para pekerja profesi ini harus memiliki identitas diri yang jelas.

Dijelaskan Mika, dari data diri para PSK, pramuria dan tukang pijat kebanyakan mengaku menjalani profesi ini lantaran masalah keluarga, yakni ditinggalkan suami mereka sebelumnya.

Sebagai bentuk pengawasan, Binmas Polres Mimika juga mengharapkan dukungan masyarakat apabila menemukan atau mendapat informasi terkait hal-hal yang bertentangan dengan keberadaan lokasi THM atau pekerjanya agar melaporkan ke pihak yang berwenanang sehingga ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya. [TimikaExpress]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :