-->

Mabes TNI AD Belum Terima Hasil Penyelidikan Penembakan di Enarotali

KOTA JAYAPURA - Kepala Staff TNI AD (Kasad)  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengakui, hingga kini ia belum menerima hasil investigasi yang dilakukan terhadap kasus "Enarotali berdarah" di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, yang menewaskan lima warga sipil.

"Hingga kini saya belum menerima laporan hasil investigasi," kata Jenderal Nurmantyo, kepada Antara disela-sela kunjungannya di pameran alutsista yang digelar TNI AD di Jayapura selama tiga hari dari tanggal 26-28 Desember 2014.

Diakuinya, TNI AD menyerahkan sepenuhnya penyidikan kepada polisi yang hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan.

"Tunggu saja hasil penyelidikan yang dilakukan polisi," ujar Jenderal Nurmantyo yang pernah menjabat Dandim Merauke dan Dandim Jayapura era 1990 an.

Insiden berdarah di Enarotali, Paniai, menewaskan lima warga sipil dan melukai puluhan orang termasuk anggota polisi dan TNI-AD, pada 8 Desember lalu.

Insiden itu berawal dari kasus lalu lintas hingga menyebabkan warga melakukan pemalangan.

Namun sesaat palang berhasil dibuka setelah dilakukan negosiasi terdengar tembakan dan warga menyerang ke pos Koramil.

Akibatnya tercatat lima orang tewas tertembak dan puluhan luka-luka, termasuk anggota polisi dan tni.

Selain itu dilaporkan empat kendaraan roda empat dan roda dua serta pos Koramil dirusak massa.

Keempat warga yang tewas itu baru dimakamkan 13 Desember dimakamkan di sekitar halaman pos Koramil Paniai Timur, di dalam satu lubang.[Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah