-->

30 Pemain Asal Papua akan Jadi Pemain Profesional Eropa

KOTA JAYAPURA - Sebanyak 30 orang pesepak bola muda Papua yang berasal dari berbagai kabupaten atau kota segera diberangkatkan ke Eropa guna dipromosikan menjadi pemain profesional. Sekretaris Umum Reliv Christa FC Holandia Papua Indonesia Nico Dimo mengatakan, puluhan pesepak bola muda itu merupakan hasil seleksi selama sebulan penuh di Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua.

"Rencananya 30 Maret 2014, kami bertolak dari Jayapura ke Jakarta, sehari kemudian dilanjutkan ke Belanda," ujarnya kepada Antara, Selasa (24/3/2015), di Jayapura.

Mantan pemain Persipura era 1980-an itu mengatakan, mereka akan berada di Belanda selama sebulan dan akan mengikuti sembilan laga uji coba melawan sejumlah klub elite di Eropa.

"Selain berlatih di sana, pesepak bola muda Papua di bawah naungan Reliv Christa FC akan bertanding dengan delapan klub profesional dan satu klub amatir," katanya.

Klub profesional yang akan dijajal pemain-pemain muda asal Papua itu di antaranya Ajax Amterdam dan PSV Eindhoven.

"Dan saat laga tersebut, Pangeran Belanda akan hadir untuk menyaksikan pertandingan itu bersama keluarga kerajaan. Saya kurang paham namanya siapa tapi sesuai informasi dari AFA Sport, selain pangeran Belanda, duta besar Indonesia untuk Belanda juga akan nonton," katanya.

Nico Dimo yang juga Wakil Ketua Asosiasi Mantan Pemain Persipura (AMPP) mengatakan sejumlah laga yang akan dijalani oleh pemain-pemain muda asal Papua itu akan disaksikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Belanda.

"Juga akan disaksikan langsung oleh lima orang pencari bakat dari klub elite terbesar di Eropa, seperti dari Manchester United, Barcelona dan Real Madrid dan dari klub PSG Perancis," tambahnya. [Kompas]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah