-->

Dispora Kabupaten Nduga Nilai Anak Pegunungan Miliki Potensi Emas

KOTA JAYAPURA - Kepala dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Nduga, Johannes Kogoya menilai anak-anak Pegunungan punya potensi besar menjadi manusia-manusia emas dibidang olahraga. Hal ini didukung fisik anak-anak Pegunungan lebih baik dibandingkan saudara-saudaranya di pesisir. Hanya potensi ini belum dilirik dan dikembangkan sehingga anak-anak Pegunungan jarang muncul kepermukaan.

Salah satunya dibidang cabang olahraga Atletik, jarak jauh dan jarak menengah. Apalagi anak-anak Pegunungan sudah terbiasa dengan oksigen (02) tipis. Beda dengan di daerah pesisir oksigennya tidak masalah dengan atlet. Nah bila anak-anak Pegunungan dibina dan dilatih secara serius menjadi atlet atletik.

Ia optimis cabor atletik dari Pegunungan ini akan bisa bicara, baik ditingkat Nasional maupun ditingkat Internasional. Artinya ketika anak-anak dari Pegunungan diterjunkan pada kejuaraan lokal, Nasional maupun Internasional bakal menjadi juara. Lantaran fisiknya lebih baik dibandingkan dengan atlet-atlet yang terbiasa di daerah datar.

Demikian juga bila kejuaraan dilaksanakan di daerah Pegunungan, maka sudah pasti atlet-atlet Pegunungan lebih unggul dari pada atlet di pesisir.

‘’Sekarang tergantung dari atlet-atlet dan keseriusan berlatih. Kalau soal potensi anak-anak Pegunungan sudah memiliki talenta-talenta tinggal dikembangkan oleh pelatih yang menanganinya,’’ tukasnya saat

berbincang-bincang dengan Bintang Papua usai silaturahmi dengan kepala bidang Oganisasi KONI Papua, Daud Ngabalin di ruang rapat KONI Papua, kemarin.

Selain cabor atletik tambahnya, cabang olahraga tinju juga sangat diminati masyarakat Pegunungan. Hal itu sudah terbukti salah seorang pemuda tangguh dari Nduga, Rony Kogoya tahun 2014 lalu pernah menjadi juara kelas bulu. Kehebatan Rony sudah teruji saat digelar beberapa kali kejurda di Papua. Rony sukses menggapai juara.

Sayangnya kata Carol Renwarin, S.Pd yang mengaku pernah melatih Rony Kogoya, saat Kejurda di Sarmi, Rony kurang fokus. Bagaimana Rony bisa fokus karena dia merangkap pelatih dan pemain. Padahal klo Rony fokus, dirinya optimis Rony akan menjadi juara pada saat itu. ‘’Saya melihat anak-anak Nduga sangat berpotensi untuk dibina menjadi petinju. Oleh karena itu, saya minta Rony lebih fokus melatih anak-anak muda Nduga untuk berlatih tinju,’’ kata Carol seraya mengajak Rony untuk bangkit dan ikut membangun tinju amatir dan profesional di Nduga. [Binpa]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah