Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 8 May 2015

Ausilius You Minta Kontraktor Berhenti Bawa Nama Pejabat

TIMIKA (MIMIKA) - Berbagai cara dilakukan kontraktor untuk mendapatkan proyek pemerintah yang didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2015. Salah satu cara yang dilakukan oknum kontraktor adalah dengan menggunakan nama bupati, wakil bupati dan sekda untuk mempermulus usaha mereka mendapatkan proyek di SKPD.

Terkait dengan lobi proyek yang keliru itu, membuat Sekda Mimika Ausilius You, S.Pd.MM angkat bicara. Kepada para pimpinan SKPD, ia berpesan agar tidak ada kompromi dengan kontraktor yang membawa nama bupati, wakil bupati dan Sekda untuk mendapatkan pekerjaan.

Tiga pimpinan tinggi di Pemerintah Kabupaten Mimika, tidak pernah menyuruh atau memberikan disposisi kepada kontraktor untuk mendapatkan proyek di setiap SKPD. “Saya ingatkan jangan bawa nama bupati dan wakil bupati, termasuk Sekda hanya untuk dapatkan proyek,”tegas Sekda You ketika ditemui Timika eXpress di Sentra Pendidikan, belum lama ini.

Setiap SKPD akan melaksanakan pekerjaan maupun program yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), bersama-sama dengan pihak ketiga. Karena itu kontraktor wajib untuk mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada.

Kepada pimpinan SKPD, Sekda berharap agar dapat mengkroscek kembali jika ada kontraktor yang membawa nama tiga pejabat tinggi Mimika itu. Jangan sampai hanya karena kepentingan kontraktor membuat nama bupati dan wakil bupati tercoreng.

“Jangan terima profil perusahan langsung saja oke, tetapi harus di cek lagi kebenarannya, apakah betul atau tidak. Ikuti aturan dan mekanismenya sesuai dengan perundang-udangan yang berlaku,”tandas You.

Sebagai pengusaha yang baik harus mampu tunjukan etika yang baik, mampu bersaing sehat dan jangan mendapatkan pekerjaan secara instan. Prosedur untuk mendapatkan pekerjaan perlu dilewati, termasuk melengkapi semua dokumen yang diperlukan.

“Saya sudah membaca pemberitaan kalau ada kontraktor yang bawa-bawa nama kami bertiga. Tetapi setahu saya hal itu tidak mungkin, karenanya harap pimpinan SKPD untuk cek kembali. Intinya tidak boleh ada yang mencatuk nama bupati, wakil bupati dan Sekda”. [TimikaExpress]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :