-->

Mubes Suku Besar Yerisiam Diundur hingga 13 Mei

NABIRE - Sekretaris Suku besar Yerisiam yang membawahi empat sub suku yaitu suku Koroba, Akaba, Waoha dan Sarakwari di Nabire kepada Jubi mengatakan musyawarah besar pemilihan kepala suku besar Yerisiam yang rencananya digelar pada tanggal 5 Mei 2015 akhirnya diundur.

“Benar, mubes diundurkan karena dukungan berupa finansial yang belum mencapai target. Jadi untuk pengudurannya akan saya kabari setelah ada rapat koordinasi dengan jajaran panitian mubes. Yang jelas mubes sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Robertino Hanebora, sekretaris suku Yerisiam dari Nabire (5/5/2015).

Sementara itu kepala suku Waoha, Imanuel Money saat idihubungi Jubi dari Jayapura mengatakan hal yang sama. Kata dia, mubes yang harusnya digelar hari ini diundurkan hingga beberapa hari kedepan karena alasan finansial.

“Kalau materi dan lain-lain sudah disiapkan. Tetapi yang menjadi kendala adalah hanya karena finansial yang belum cukup untuk menyelenggarakan kegiatan mubes ini. Sehingga diundurkan,” jelas

Kata Money, dengan tertundanya wakut pelaksanaan mubes tersebut pihakanya langsung berkoordinasi dengan pihak masyarakat dan panitai untuk mengambil satu langkah yang baik.

“Kami akan pertemuan lagi untuk membicarakan waktu yang pasti bersama masyarakat dan panitia. Tapi kegiatannya akan diseleggarakan sekitar 11 hingga 13 Mei, kalau sudah disepakati,” ujarnya.

Mubes suku Yerisiam yang dimaksudkan di sini adalah pemilihan kepala suku besar suku Yerisiam secara terbuka dan demokratis. Sebelumnya kepala suku dijabat oleh almarhum Simon Petrus Hanebora, lalu almarhum meninggal di RSUD Nabire karena sakit. [Jubi]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah