-->

Pasar Pharaa jadi Pasar Terintegrasi dengan Terminal Pertama di Indonesia

SENTANI (JAYAPURA) - Presiden Jokowi meninjau pembangunan Pasar dan Terminal Pharaa, Jayapura, Papua. Pasar dan terminal ini akan menjadi pasar terintegrasi dengan terminal pertama di Indonesia.

Pantauan detikcom, Sabtu (9/5/2015), mengenakan kemeja putih, Jokowi tiba pukul 09.00 WIT di Pasar dan Terminal Pharaa, Jayapura, Papua. Ia didampingi, di antaranya Gubernur Papua Lukas Enembe, Menteri PU Basuki Hadimuljono, Menko Polhukam Tedjo Edhy, Menteri PPA Yohana Yambise, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

"‎Ini bagus sekali, ini jangka panjang, ini sudah dihitung semua, terminal. Melihat design, tata ruang bagus sekali. Sudah kelihatan sekali, ternyata ada terminal juga, terintegrasi bagus sekali," puji Jokowi di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau, Jokowi sempat mendekati warga yang meminta bersalaman. Teriakan histeris dari mama-mama memanggil Jokowi. Mereka berebut salam dan berfoto dengan mantan Gubernur DKI itu.

"Pak Jokowi hebat. Presiden hebat," teriak seorang mama.

Jokowi kemudian meminta warga untuk menjaga kebersihan pasar dan terminal tersebut. Jokowi berjanji akhir tahun ini pembangunannya selesai.

"Nanti terminalnya jadi terminal bagus, kebersihan dijaga. Ini jadi pasar percontohan pertama di Indonesia, terpadu dengan terminal. Masyarakat mudah berbelanja ke pasar," kata Jokowi disambut meriah oleh warga.

"Moga moga tidak meleset, akhir tahun ini selesai. Akhir tahun ini saya ke sini lagi," janji Jokowi kepada warga.

Pasar Pharaa merupakan pasar terintegrasi pertama di Indonesia yang memiliki luas 4,5 hektare. Proyek ini bernilai Rp 119 miliar yang berasal dari dana APBD, sumbangan BUMN dan bantuan dari Presiden. [Detik]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah