Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 8 May 2015

Taman Odo Jadi Kebanggan Masyarakat Kepulauan Yapen

loading...
SERUI (YAPEN) – Taman Odo yang diproyeksikan menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat kabupaten kepulauan Yapen sudah terealisasi. Selain penataan dan pemeliharaan taman yang kian berkembang pesat, kini taman tersebut menjadi bukti sejarah bagi Bupati Tonny Tesar, S.Sos., dan Wabup Frans Sanadi, B.Sc., S.Sos., MBA., dalam perjalanannya memimpin Yapen.

Visi dan misi Bupati dan Wabup, sangat jelas tertera dalam prasasti, dan penandatanganan prasasti pun sudah berlangsung, langsung oleh Bupati dan Wabup di halaman taman, Jumat (17/4) siang kemarin, yang di saksikan Sekda, Drs. Alexander Nussy, M.M., dan pejabat serta para staf di masing-masing satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten kepulauan Yapen.

Sejak diresmikan, Taman Odo dijadikan masyarakat sebagai tempat bersantai bahkan rekreasi anak-anak karena dilengkapi dengan sarana bermain anak sehingga taman ini sejak kemunculannya hingga sekarang langsung menjadi primadona warga kota Serui.

Selain itu, letaknya yang sangat strategis karena berada di kawasan jalan menuju dan melewati perkantoran, dimana taman ini juga dilengkapi dengan panggung, dan sudah sering digunakan untuk berbagai kegiatan.

“Taman Odo adalah milik kita bersama, hendaklah kita rawat dan kita bersihkan bersama, sehingga taman ini salah satu kebanggaan pemerintah dan masyarakat di Yapen harus di jaga dan dilestarikan ke depan,” kata Bupati disela-sela penandatanganan Prasasti.

“Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Jumat 14 April 2015, saya bersama Wabup, menandatangani Prasasti di taman Odo,” sambung Bupati Tesar yang mendapat tepuk tangan yang meriah dari Sekda, Pejabat, dan pegawai dan warga masyarakat yang hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Tesar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wabup, Sekda, Pejabat dan seluruh pegawai, atas kerja kerasnya dalam menata dan merawat kawasan taman Odo sesuai SKPD masing-masing. Namun demikian, ia selalu mengingatkan agar masing-masing SKPD tetap menunjukkan kepedulian dalam merawat dan menata taman harus terus berjalan.

“Sehingga taman yang menjadi kebanggaan kita bersama dan menjadi idola ke depan tetap bersinar dan berjaya demi keindahan Kota kita tercinta.Setiap sore saya selalu membawa anak-anak saya masih kecil untuk bermain di taman, untuk menikmati fasilitas permainan yang ada,”ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga yang ditemui di Taman Odo, Ibu Maria, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati dan Wabup beserta jajarannya, atas kerja keras dan perhatiannya untuk membangun taman, sebagai sarana rekreasi warga.
Diakuinya, sejak didirikannya taman Odo, taman ini menjadi pusat perhatian warga masyarakat untuk menjadikan tempat bersantai, bersama keluarga khususnya anak-anak dalam menikmati berbagai sarana permainan yang tersedia.
Namun demikian, ia mengharapkan pemerintah supaya menambah berbagai jenis permainan di taman, apalagi jumlah pengunjung di taman setiap sore bahkan hari-hari libur khususnya waktu pagi dan sore selalu ramai pengunjungnya.

“Kalau permainannya lebih ditambah lagi, tentu anak-anak tidak bosan untuk bermain. Oleh karena itu, sekali lagi saya mengharapkan pemerintah harus menambah permainan anak-anak, untuk mengisi kegiatan libur sekolah nanti,” katanya. [Binpa]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...