Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 21 June 2015

KPU Manokwari Lakukan Pleno Pasangan Benard Boneftar - Andarias Wam dan Suprianus Adolof Rumfabe - Salomie Christina Saway

loading...
MANOKWARI – Pasangan bakal calon bupati Drs. Benard B. Boneftar, SH., MH dan bakal calon wakil Andarias Wam resmi menyerahkan dokumen dukungan maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Manokwari periode 2016-2021 secara perseorangan ke KPU Manokwari, Senin (15/6) sekitar pukul 15.20 WIT.

Sebelum mendaftar ke KPU masa dari kedua pasangan ini berkumpul di kediaman Boneftar yang beralamat di Kampung Ambon atas Distrik Manokwari Barat.

Usai berkumpul, masa dari kedua calon pasangan ini mengantar kedua bakal calon pasangan ini dengan cara berjalan kaki menyusuri jalan Siliwangi dan menuju ke KPU di jalan Merdeka.

Sepanjang perjalanan kedua pasangan ini diiringi dengan lagu daerah, setibanya di halaman KPU pendukung dari calon pasangan ini membuka kain putih berukuran 25 meter untuk menyambut kedua calon ini masuk ke dalam Sekretaris KPU untuk menyerahkan dokumen.

Di KPU tidak hanya calon pasangan Beny Boneftar dan Andarias Wam, tetapi nampak juga pasangan non partai lainnya, yakni calon wakil bupati Manokwari, Suprianus Adolof Rumfabe, SH, MH dan calon wakil Salomie Christina Saway, SH juga mendaftar.

Setibanya para calon pasangan perseorangan ini langsung di sambut ketua KPU yang diwakili oleh anggota komisioner, yakni divisi hukum Aplena A. L. Rumaikeuw dan divisi logistik, Abdul Muin Salawe.

Secara simbolis para calon ini menyerahkan secara simbolis dokumen dukungan perseorangan yang sudah terkumpul dari masyarakat langsung diterima oleh anggota komisioner KPU, Abdul Muin Salewe.

Usai menerima dokumen, KPU pun meminta data terakhir jumlah dukungan masyarakat kepada masing-masing calon. Nampak dukungan masyarakat melalui pengumpulan kartu tanda penduduk (KTP) dari masing-masing pasangan calon langsung di bawa ke pihak KPU.

Di hadapan KPU, tim seleksi membawa 1 karton gudang garam yang berisikan dokumen. Hal sama terlihat dari pasangan lainnya yakni Rumfabe dan Saway.  Selanjutnya Sekretariat dan anggota komisioner KPU mengecek kembali dokumen kedua calon.

Usai menerima secara simbolis, Abdul Muin Salewe mengatakan bahwa jumlah data sementara bagi pasangan Benard B. Boneftar, SH., MH dan Andarias Kwam mencapai 22.344 dukungan.

Sementara itu, pasangan Suprianus Adolof Rumfabe, SH, MH  dan Salomie Christina Saway, SH, data sementara dukungan mencapai 19.813 dukungan. Dengan demikian KPU pun memplenokan dokumen para calon pasangan ini dan resmi melaporkan dukungan kepada KPU, selanjutnya para calon perseorangan ini berhak untuk mendaftar secara nasional dengan pasangan yang menggunakan partai politik pada 26-28 Juli 2015 mendatang.

Dihadapan pasangan dan dukungan pasangan, Muin menjelaskan, berdasarkan PKPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang syarat dukungan dari calon perseorangan agreratnya yakni 10 persen atau sebesar 18.152 dukungan. Namun, pandangan KPU bahwa kedua pasangan yang menyerahkan dokumen untuk di verifikasi sudah memenuhi syarat tersebut.

Ia mengatakan pihak KPU juga akan melakukan pengecekan kembali dokumen ini, tetapi setiap pasangan harus menempatkan timnya untuk memantau langsung perhitungan ulang.

Bakal calon bupati Benard B. Boneftar yang ditemui wartawan di KPU mengaku ia bersama pasangannya bukan mencalonkan diri, tetapi mereka di calonkan oleh rakyat.

“Yang jelas kita berdua tidak ada rencana maju pilkada ini, tetapi dengan usulan dari masyarakat sehingga kami pun di calokan dan kami siap maju,” ungkap Boneftar.

Menurut Boneftar, keduanya tetap komitmen kalau rakyat Manokwari ingin mendukung keduanya. Sebab dari pertemuan yang dilakukan selama ini rakyat menyebutkan keduanya harus maju secara independen sehingga dengan komitmen ini, pihaknya tetap daftar secara independen.

Ia optimis keduanya sudah akan diterima oleh KPU dan pada saat pendaftaran keduanya tetap bersama dengan calon lain dengan partai politik mendaftar ke KPU. Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh wakilnya Andarias Kwam.

Boneftar menambahkan meski keduanya resmi mendafar non partai, tetapi keduanya terbuka apabila ada partai yang ingin mendukung keduanya bersama rakyat untuk maju secara indenpenden.

Di tempat yang sama, pasangan lainnya yakni bakal calon bupati Manokwari, Adolof Rumfabe, SH, MH mengatakan, pihaknya maju secara independen lantaran kos di partai sangat mahal bagi mereka. di samping itu syarat dari partai mempersulit mereka.

“Saya pikir daftar tanpa partai sungguh lebih baik, sebab kedepannya setiap pimpinan akan bekerja untuk rakyat. Meski partai juga milik rakyat. Saya pikir jalur independen seperti ini merupakan sejarah di kabupaten Manokwari,” ucap Rumfabe yang diiayakan oleh bakal calon wakilnya.

Ia mengaku jalur independen ini merupakan tempat bagi mereka, sebab mau menggunakan partai politik tetapi tidak ada uang. Dengan pemlihan jalur independen ini pihaknya merasa komitmen tanpa berminat ke partai. [Taburapos]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...