-->

Musim Peralihan Sebabkan Tingginya Curah Hujan di Kabupaten Mimika

TIMIKA (MIMIKA) - Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stevans Yawan mengatakan, selama bulan Juni hingga September terjadi musim peralihan yang menyebabkan curah hujan cukup tinggi.

“Sekitar bulan Juni, Agustus hingga September ini adalah musim peralihan, yaitu terjadi angin dari barat ke timur sehingga uap air yang tertampung dan sudah menjadi awan lebih banyak jatuh menjadi hujan di daerah Papua sebelum beralih ke bagian Jawa dan Sumatera. Sehingga, apabila di Papua curah hujannya tinggi, maka di Jawa dan Sumatera mengalami musim kemarau,” ujarnya pada Jumat (19/6).

Kata dia, untuk di Kabupaten Mimika intensitas curah hujan masih rendah yang perharinya masih berkisar 150 mili meter, namun durasinya yang cukup lama.

“Intensitas hujan masih normal, akan tetapi durasinya yang cukup ama bisa sampai satu hingga dua hari. Itulah yang membuat sebagian tempat mengalami kebanjiran,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk kecepatan angin berkisar 10-15 knot, jika dihitung perjam bisa mencapai 20-30 kilo meter perjam, dan untuk gelombang di perairan Mimika rata-rata mencapai 2 hingga 4 meter.

“Untuk gelombang memang saat ini cukup tinggi, dan sangat berbahaya bagi nelayan-nelayan tradisional untuk melaut. Kami harap bisa berhati-hati saja untuk melaut saat,” tandasnya. [SalamPapua]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah