-->

Romanus Mbaraka Presentasi Lahan Pertanian Merauke di Istana Bogor

BOGOR (JABAR) -  Bupati Merauke, Romanus Mbaraka melakukan presentasi pertanian seluas 1,2 juta hektar di hadapan Presiden RI, Joko Widodo, Wakil Presiden, Jusuf Kala dan sejumlah menteri.  Mereka  mendengarkan secara langsung presentasi Bupati terkait lahan 1,2 juta hektar yang sedianya akan mulai dibuka secara bertahap dalam tahun ini.

Kegiatan presentasi yang diadakan secara tertutup itu berlangsung selama dua jam di ruang kerja Presiden RI di Istana Bogor Jumat (5/6) petang.

Romanus dalam keterangan persnya mengatakan, sebelum presentasi dilakukan, Presiden Jokowi membuka acara. Selanjutnya memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menyampaikan program 1,2 juta hektar lahan pertanian yang akan digarap secara bertahap mulai tahun ini.

“Jadi, kurang lebih dua jam saya melakukan presentasi tentang rencana pemerintah pusat yang akan membuka lahan pertanian seluas 1,2 juta hektar secara bertahap mulai tahun ini,” katanya.

Sesuai rencana, demikian Bupati Merauke, kegiatan penanaman padi secara perdana akan dilangsungkan pada akhir Desember 2015. Presiden Jokowi juga telah berjanji untuk datang pada saat penanaman perdana.

“Itu disampaikan secara langsung kepada saya usai melakukan presentasi,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada prinsipnya pemerintah pusat akan menyiapkan segala sesuatu terutama berkaitan dengan infrastruktur baik jalan maupun jembatan. Sedangkan BUMN serta swasta akan membuka lahan pertanian guna ditanam padi.

“Memang Pak Presiden RI sudah mempunyai suatu komitmen besar untuk tetap memberikan perhatian besar kepada Kabupaten Merauke. Karena nanti akan menjadi icon untuk penyuplaian beras bagi wilayah Indonesia Timur. Karena daerahnya sangat datar dan luas serta cocok untuk pengembangan pertanian,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko menambahkan, saat ini, lahan masyarakat yang telah dikelola untuk pengembangan tanaman padi adalah 43.000 hektar. Sementara, lahan tidur masih terlalu sangat luas untuk bisa dikembangkan.  [Jubi]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah