-->

Club Pecinta Alam (CPA) Hirosi Buka PAUD

SENTANI (JAYAPURA) - Club Pecinta Alam (CPA) Hirosi Jayapura, membuka pendidikan anak usia dini (PAUD) lingkungan hirosi ceria dan sekolah alam untuk kelas tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi serta para pegawai.

Ketua CPA Hirosi Marshal Suebu, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu, mengatakan, kelas yang biasa jumlahnya agak banyak itu kelas pemula plus atau kelas hijau, dibawah dari kelas pemula plus itu ada di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lingkungan hirosi ceria.

"PUD ini baru saja dibuka sementara sekolah alam untuk semua tingkatan dan mahasiswa serta pegawai itu sudah lama," ujarnya.

Lebih lanjut Marshal menjelaskan, kemudian kelas tingkatan Sekolah Dasar (SD) yakni kelas pemula ples atau kelas hijau, untuk kelas PAUD dan SD ini para anak diajarkan untuk mengenal unsur-unsur alam seperti tanah, air dan udara.

"Nanti kalau sudah di tingkatan larva, kepompong, imago itu untuk kelas-kelas SMP/SMA/SMK dan sederajat yang bergabung dalam sekolah alam," ujarnya.

"Ini kan sekolah alam kan jadi tidak formal, ada enam tingkatan/per kelas dalam sekolah alam itu, tetapi kita masih terus mencari bentuk-bentuk yang lebih fleksibel dan nyaman lalu jalan perkelas-kelas," katanya.

Kedepan, kata dia, mungkin bukan lagi pertingkatan tetapi jalan per tema, dan per kelompok di sekolah alam.

Ia menambahkan, bagi yang bergabung dalam sekolah alam itu dibagi dalam beberapa tingkatan, misalnya calon instruktur biasanya mereka yang sudah kuliah atau para mahasiswa tapi juga ada yang sudah bekerja sehingga tidak terlalu fokus untuk sekolah.

"Kadang-kadang mereka yang ada ditingkatan ini, ada sebagian yang lulus tapi ada juga yang tidak lulus atau tidak menyelesaikan tingkatan itu," tambah dia. [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah