-->

Dorman Wandikbo Usulkan Tidak Gunaan Sistem Noken pada Pilkada 2015

KOTA JAYAPURA - Pilkada Serentak di 11 Kabupaten di Papua pada 9 Desember mendatang diusulkan tak menggunakan sistem Noken sebagai pengganti kotak suara, sebagaimana  digunakan  sebelumnya di beberapa wilayah  di Papua.

Tapi diusulkan menggunakan sistem kotak suara berdasarkan asas Langsung Umum Bebas Rahasia  (LUBER).

Usulan ini diutarakan  President Gereja Injili di Indonesia (GIDI)  Pdt. Dorman Wandikbo ketika ditemui Bintang Papua di Jayapura, Kamis (23/7).

Ia mengatakan, sejak asas LUBER dilakukan pada Pemilu-Pemilu sebelumnya, tak pernah ada masalah di masyarakat.

Tapi setelah sistem Noken digunakan  justru memunculkan masalah besar, antara lain terkait dukung-mendukung calon Kepala Daerah maupun anggota DPRD, DPRP, DPR RI dan  DPD hingga mengakibatkan korban jiwa.

Pihaknya mengharapkan para kandidat dan tim sukses serta masyarakat mampu  menjalankan politik secara fair sehingga Pilkada Serentak dapat berjalan aman, lancar,  damai dan menghasilkan pemimpin masa depan  daerah.

“Intinya semua pihak harus menjaga keamanan dan ketertiban serta mengendalikan diri. Masyarakatpun tahu siapa figur yang cocok dengan mereka. Itu yang penting,” katanya. [BintangPapua]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah