-->

Dorman Wandikbo yakin Seminar dan KKR Internasional Pemuda Gereja Injili di Indonesia (GIdI) Terlaksana di Tolikara

KOTA JAYAPURA – Ketua Sinode Gereja Injili di Indonesia (GIdI) Pdt. Dorman Wandikbo mengaku optimis Kegiatan Seminar dan KKR Internasional Pemuda GIDI akan tetap dilaksanakan pada 13-19 juli 2015 di Klasis Konda, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Hal itu ditegaskan menanggapi adanya permintaan dari berbagai pihak agar pelaksanaan kegiatan Seminar dan KKR ini ditunda dari jadwal yang ditentukan yaitu tanggal 13-19 Juli 2015.

Sebelumnya dalam pemberitaan beberapa media massa, beberapa orang, termasuk wakil Bupati Tolikara meminta agar ketua BPP Pemuda GIDI, Presisdent GIDI dan Panitia harus menunda jadwal kegiatan seminar dan KKR sambil mempersiapan kesiapan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut President GIDI selaku pimpinan Gereja GIDI di seluruh Indonesia dan Luar Negeri Pdt. Dorman Wandikbo mengatakan bahwa kegaiatan akan tetap dilaksanakan pada tanggal telah ditentukan panitia bersama BPP Pusat.

“Kalau kegiatan biasa intern kita sendiri mundur tidak apa-apa, tetapi ini bukan seminar biasa, tetapi ini melibatkan hampir seluruh Indonesia dan tamu-tamu dari luar Negeri seperti pemuda dari Aborigin, Negara Palau, PNG, Israel dan Pemuda dari Belanda. Bahkan akan datang pembicara dari Jerusalem yaitu Pdt. Benjamin Berger dan mereka itu telah blokir kalender, sehingga tidak mungkin ditunda lagi,” ujarnya.

“Jika ditunda katanya, maka akan susah untuk mengurus visa tamu akan datang jadi kurang atau lengkap kami tetap akan lakukan tetapi satu hal yang saya lihat wilayah Toli semua sudah siap ketua-ketua klasis selama tiga bulan semua di tempat kegiatan sedang siapkan persiapan pasti akan baik juga, sehingga akan dilaksanakan pada tanggal 13-19 juli tadi pak Gubernur telah sampaikan pembukaan akan dibuka oleh bapak Gubernur sendiri,” katanya.

Lebih jauh Pdt. Dorman Wandikbo mengatakan, materi yang akan dibawakannya dalam seminar nanti, Kalau orang Jawa pemulihan Iman saja, tetapi khusus generasi masa depan GIDI perlu ada pengajaran jadi materi pihaknya siapkan judulnya

"GIDI milik siapa itu ada tiga hal yaitu GIDI masa lalu, GIDI sekarang dan GIDI 25 Tahun akan datang gambarannya akan terjadi apa kita sampaikan besok," ujarnya.

Pdt. Dorman mengatakan Pemuda ini ada gelar sangat berbahaya, pertama yang bisa melakukan perubahan baik dalam keluarga, gereja dan pemerintah itu oleh generasi pemuda ini, tetapi juga yang merusak juga mereka lagi, jadi jika mereka tidak dibina dengan baik maka sangat berbahaya.

Banyak orang memprediksikan bahwa Papua kedepan ini jika tidak dibina baik, maka orang Papua akan jadi perampok, akan jadi peminum, perusak, pencuri dan tidak berdiri di negerinya sendiri, maka tidak ada cara lain kita arahkan dan bina mereka dalam firman Tuhan.

“Keluarga masa depan, pemuda masa depan, gereja masa depan, pemerintah masa depan semua ada di pemuda semua ditangan pemuda sehingga pihaknya betul-betul serius untuk perhatikan pemuda kalau tidak bina mereka dari sekarang sangat sulit ungkap Pihaknya berharap agar seminar bermanfaat bagi semua pemuda GIDI dan denominasi gereja di Papua," tambahnya. [BintangPapua]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah