Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 9 July 2015

Hengki Kayame Berduka Cita atas Wafatnya Kepala Bank Papua Cabang Enarotali

loading...
ENAROTALI (PANIAI) - Bupati Paniai, Hengki Kayame menyatakan duka cita atas wafatnya Kepala Bank Papua Cabang Enarotali, Samuel Mote pada Rabu (8/7) dini hari.

Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Paniai itu saat mengunjungi rumah duka di kompleks Iyaitaka, Enarotali.

Bupati Hengki menyatakan, Pihaknya sangat kehilangan sosok seperti almarhum Samuel Mote yang sangat berperan penting di daerah ini dalam hal mengelolah keuangan daerah di perusahaan yang dipimpinnya.

“Saya, selaku Bupati mewakili seluruh staf pemerintah kabupaten dan masyarakat Paniai atas meninggalnya Bapak Samuel Mote selaku Kepala Cabang Bank Papua di daerah ini. Kepada keluarga yang ditinggalkannya agar diberi kekuatan dalam menghadapinya,” ucapnya

Kepala Bank Papua Cabang Enarotali, Samuel Mote, wafat di kediamannya di Iyataka, Enarotali, Kabupaten Paniai. Menurut salah satu staff Bank Papua Enarotali, Deya Yeimo, almarhum meninggal pada Rabu (8/7) sekitar pukul 04.00 WIT.

“Kami kaget mendengar berita duka ini karena kemarin sore sebelum tutup kas bapak berbincang bincang dengan kami para staf” tutur Deya.

Direktur Rumah Sakit Umum daerah Paniai. dr. Agus mengatakan, tak dapat memastikan apa penyebab kematian kepala Bank Papua Enarotali. Karena itu pihaknya hanya membaluri formalin ke jasad almarhum.

“Belum bisa dipastikan akibat penyebab kematian bapak Samuel Mote karena kami tidak melakukan autopsi,” ucap dokter.

Agus menegaskan, jika keluarga almarhum menginginkan autopsi, maka pihaknya siap untuk melakukannya agar dapat memastikan apa penyebab kematian Bapak Samuel Mote. Menurutnya, informasi yang didapatkan dari pegawai Bank Papua mengatakan, almarhum pernah merasa sakit di bagian dada tubuhnya.

Samuel Mote meninggalkan seorang istri, Theresia Madai dan 6 anak kandung. [HumasPaniai]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...