-->

Mohammad Uswanas Nilai Orang Papua Tidak Pernah Bermusuhan karena Agama

FAKFAK - Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si, menghimbau kaum muda agar memperkuat Iman sehingga terhindar dari konflik serupa yang baru saja terjadi di Karubaga, Kabupaten Tolikara.

“Biasanya orang-orang sudah mau baik, itu iblis goda terus itu! Begitu...! Jadi kita semakin khusyuk dalam ibadah, itu iblis tampil terang-terangan di muka, tapi kalau kita tinggalkan, mere­ka malah tidak peduli, karena targetnya sudah sukses, karena itu sebagai orang beriman, percaya kepada Tuhan Yang Mahakasih, marilah kita setiap waktu meningkatkan iman dan takwa kita!,” ucap Bupati Uswanas saat menyampaikan sambutan di pembukaan Temu OMK wilayah Pastoral Fakfak, di halaman Gereja Katolik Stasi St. Yosep Brongkendik, Minggu (19/7) petang.

Bupati Uswanas pun memerintahkan pihak Polres dan Kodim Fakfak untuk antisipasi perkembangan buruk yang dapat membahayakan stabilitas daerah.

“Tidak ada cerita itu...orang- orang gunung, orang pantai, orang pedalaman, bermusuhan dari segi keagamaan! Itu di luar kebiasaan, di luar tradisi orang Papua. Ini saya sampaikan untuk kita semua harus bersatu padu, menjaga kebersamaan kita. Yah...harus itu! Dan tidak boleh terprovokasi!” jelas Bupati Uswanas,

”Tidak ada itu...itu tidak benar kalau orang Papua seperti itu...ada kekeliruan, kekhilafan!. Juga Tidak ada cerita orang Fakfak berbeda dalam hal agama, bukan menjadi sesuatu yang seperti alergi di daerah lain!” jelas Bupati.

Menurut Bupati Mohammad Uswanas, kesempatan ini menyinggung kejadian di Tolikara, namun sesungguhnnya dalam setiap kesempatan selalu tampak sikap toleransi dan saling menghormati antar-warga berbeda agama di Fakfak. Sudah sejak awal, sebagai warisan leluhur orang Fakfak.

“Tidak ada soal kok! Kenapa harus orang-orang ribut?” tambahnya. [RadarSorong]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah