-->

Pemkot Jayapura Akhiri Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hidayah Kloofkamp

KOTA JAYAPURA - Pemerintah kota kembali melaksanakan Safari Ramadhan dan buka puasa bersama yang berlangsung di masjid Nurul Hidayah, Kloofkam Distrik Jayapura Utara, Kamis (9/7).

Momen tersebut mengakhiri rangkaian Safari Ramadhan dan buka puasa bersama Pemkot dan 16 masjid yang tersebar di kota Jayapura.

Safari Ramadhan tersebut dipimpin oleh Walikota Dr. Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Walikota Dr. H. Nuralam, M.Si. Turut mendampingi Kakandep Agama kota Drs. H. Syamsuddin, para Asisten, seluruh pimpinan SKPD, Badan, Dinas, ketua MUI kota, kepala distrik, kepala kelurahan serta dihadiri ratusan jama’ah masjid Nurul Hidayah.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini mengusung makna menjaga silaturahmi antara Pemkot, umat Muslim dan seluruh masyarakat kota Jayapura.

Untuk 2015, Pencanangan Safari Ramadhan dilakukan oleh Walikota bertempat di Masjid Raya Jayapura yang turut dihadiri ribuan umat Muslim.

Setelah itu baru dimulai rangkaian Safari Ramadhan dan buka puasa bersama sejak 19 Juni yang diawali di Masjid Baitul Makmur, Perumnas I Waena dan berakhir di Masjid Nurul Hidayah, Kloofkam Distrik Jayapura Utara, Provinsi Papua.

Pada Safari Ramadhan dan buka puasa bersama yang digelar, Walikota selalu memberikan ceramah Ramdhan bagi umat Muslim dan juga para Ustad yang ditunjuk memberikan siraman rohani (Tausyiah) agar umat Muslim betul-betul menjalankan Puasa dengan baik hingga selesai.

Pada kesempatan tersebut, Walikota kembali mengingatkan Jama’ah untuk saling menghargai satu sama lain, saling menyayangi, saling berbagi kasih, saling menjaga toleransi antar umat beragama, karena kota Jayapura merupakan kota Beriman yang didalamnya tinggal orang-orang yang beriman

“Kota ini adalah rumah besar milik kita bersama yang merupakan Miniatur Indonesia karena kota yang secara geografis pegunungun ini di huni oleh seluruh suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia sehingga hidup kota ini di dalam suasana damai, aman dan nyaman dengan jumlah penduduk 491.608 Jiwa,” pesan orang nomor satu di ibukota Provinsi kepada jama’ah masjid Nurul Hidayah sebagaimana kepada jama’ah di 15 Masjid sebelumnya.

Selain itu juga, Walikota mengajak seluruh jama’ah untuk turut mendukung program Pemkot Jayapura yang selama 4 tahuu kepemimpinan dirinya bersama Dr. H. Nuralam, SE,M. Si, selalu berupaya melaksanakan program yang pro rakyat, dengan kepemimpinan yang bersih serta selalu mengedepankan kepentingan rakyatnya.

“Sehingga apa yang menjadi keluhan rakyat, kami selalu berupaya untuk memenuhinya sesuai dengan kebijakan Pemkot,” imbuhnya.

Walikota juga meminta masyarakat kota dan jama’ah untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah dan asri, di samping Pemkot juga berupaya memberi rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang  ada di kota Jayapura.

Dirinya juga akan terus untuk berjuang bagi kepentingan warga masyarakat dan tidak pernah gentar dengan siapapun karena tanah ini merupakan tanah kelahirannya.

 “Sehingga apapun yang akan dilakukan orang-orang yang biadab di atas tanah ini, saya akan melawannya, karena semua ini demi rakyat saya,” tegasnya.

Perlu diketahui, melalui tangan dingin putra asli Port Numbay dan sang wakil, wajah kota Jayapura perlahan tapi pasti mengalami perubahan nyata. Kilas balik peristiwa tragis yang terjadi kota dalam teluk ini yakni, insiden Nafri,  Koya, Perumnas Tiga dan terakhir insiden Organda, serta sejumlah kasus lainnya telah membuat warga kota resah, takut bahkan panik.

Namun semua itu memudar dan berbalik menjadi senyum ketika putra asli Tobati tersebut mengambil langkah cepat dengan membangun sejumlah Pos Keamanan.
Jalinan kerja sama dan koordinasi pun dilakukannya dengan menggandeng tangan Kodim 1701 Jayapura dan Polres Jayapura kota. Bahkan Kodam XVII Cendrawasih pun dilibatkan untuk menciptakan kemanan di kota Jayapura. Begitupula dengan para Ondoafi dan ketua LMA Port Numbay.

Tujuannya hanya satu, agar ibu-ibu yang ke pasar, anak-anak yang ke sekolah, ke tempat kuliah tidak takut, orang tua tidak was-was di rumah saat anak-anak yang pergi belajar di temannya apakah mereka diganggu atau tidak sehingga rasa aman diberikan selalu.

“Apapun yang dilakukan adalah demi rakyat saya, saya tidak mau ada pertumpahan darah lagi di tanah ini, dan cukup sudah,dan apabila itu masih terjadi maka warga asli Port Numbay dan seluruh pendatang yang ada di kota Jayapura akan bangkit untuk mengusir orang-orang yang telah mengobrak-abrik kota yang sudah kita naungi secara damai ini,” tandas Walikota berulang kali di setiap momen buka puasa bersama.

Saat yang bersamaan, Walikota atas nama pribadi menyerahkan bantuan dana Rp 50 juta bagi pengurus masjid dan sekaligus menyerhakan bantuan dari Pemkot Jayapura.

Selain itu juga, bantuan sejumlah Al-Quran dari Bank Syariah Mandiri dan bantuan sembako dari Distrik Jayapura Utara, serta penyerahan cendera mata dari pengurus masjid Nurul Hidayah demikian pula sebaliknya. [Dharapos]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah