Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 30 August 2015

Cardig Air Tergelincir di Bandara Wamena, 2 Pesawat Batal Mendarat

WAMENA (JAYAWIJAYA) - Dua pesawat menuju bandara Wamena tak bisa mendarat karena pesawat kargo Cardig Air PK-BBY tergelincir di apron. Pesawat tersebut kembali ke Bandara Sentani.

Cardig Air tergelincir sekitar pukul 15.45 WIT, Jumat (28/8). Selama satu jam, terutama saat proses evakuasi berlangsung, lalu lintas penerbangan di Bandara Wamena terganggu.

Evakuasi dilakukan agak lama dilakukan karena polisi dan instansi terkait harus menurunkan muatan beras terlebih dahulu. Setelah itu, pesawat baru ditarik ke apron.

"Pesawat lain tidak bisa melakukan take off dan landing di Bandara Wamena pasca tergelincirnya pesawat kargo Cardig Air," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Semi Rony TH Abaa ketika dihubungi detikcom.

Pesawat kargo yang dipiloti Kapten Yudi dan Kopilot Simon itu tergelincir diduga karena kelebihan muatan beras bulog sebanyak 30 ton.

Menurut Kapolres, pesawat berangkat dari Bandara Sentani pukul 14.45 WIT dan tiba di Bandara Wamena 15.45 WIT. Saat landing, pesawat lepas kendali karena anlog ban pesawat sebelah kiri patah sehingga menyebabkan pesawat tergelincir ke sebelah kiri.

"Saat ini situasi sudah normal," tutup Semy yang dihubungi sekitar pukul 17.30 WIT. Hingga saat ini pihak Cardig Air belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini. [Detik]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :