Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 22 November 2015

Labora Sitorus Dilaporkan Aniaya Warga

KOTA SORONG – Labora Sitorus, terpidana sejumlah kasus besar yang saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina, kembali harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia dilaporkan menganiaya seorang warga. Hal ini dibenarkan Kapolsek Sorong Barat, AKP. Zaini Abdilah, semalam.

Dugaan penganiayaan ini dilaporkan korban bernama Jamal, yang datang bersama rekannya, Tadim, dan membuat laporan polisi. Dalam laporan itu, Jamal mengaku dianiaya oleh Labora.

“Benar, ada laporannya dan anggota saya sedang tangani laporan itu. Visum medisnya juga sudah dibuat korban,” jelas Zaini kepada media ini, semalam.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka lebam di wajah akibat penganiayaan yang terjadi Rabu malam lalu. Menurut pengakuan Tadim, rekan korban, dirinya hanya mengantar Labora ke kantornya di PT. Rotua, Tampa Garam. Setelah itu, korban bertemu dengan Labora di dalam kantornya.

“Rekan korban tidak mengetahui apa yang terjadi. Tapi, korban keluar sudah dalam kondisi wajahnya lebam. Korban kemudian diantar pulang oleh saksi ke rumahnya dan baru melaporkan kejadian ini,” akunya sembari mengaku akan memanggil pelaku untuk diperiksa, terkait dugaan penganiayaan tersebut. [MediaPapua]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :