Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 18 November 2015

Lukas Enembe Apresiasi Semangat KAPP untuk Ekonomi Papua

loading...
KOTA JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP MH memberi apresiasi terhadap keberadaan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) yang mampu membangkitkan ekonomi Papua dengan menggelar parade generasi ekonomi Papua.

“Saya sambut baik apa dilakukan oleh KAPP dan kita cari formulasi yang bagus untuk mengatur dan saya akan panggil bupati supaya kita buat sepakat soal pemberdayaan masyarakat asli Papua lewat KAPP untuk mengelola sumber-sumber ekonomi rill,” kata Gubernur Lukas Enembe setelah di deklarasi KAPP sebagai Bapak Pembangunan Ekonomi Papua di halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (17/11).

Dalam parade tersebut, Ketua Umum KAPP, Merry C. Youweni menyerahkan rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Ekonomi Kerakyatan  yang merupakan acuan dari Perdasus nomor 18 tahun 2008 tentang Ekonomi Kerakyatan dan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebanyak 1200.

Lebih jauh, ujar Enembe, yang perlu dilakukan untuk peningkatan ekonomi di Papua adalah bergerak pada sektor ekonomi rill, jika KAPP ingin tumbuh dan bisa bersaing dengan pengusaha dari luar Papua maka harus bergerak pada ekonomi rill. “Pokoknya kita sepakat untuk memberdayakan masyarakat Papua,” terangnya.

Diharapkan, KAPP harus bangkit memulai ekonomi baru di tanah Papua karena pengalaman sejarah sudah membuktikan harta kekayaan yang ada di perut bumi Papua tidak di nikmati oleh masyarakat Papua tapi orang lain.

“Jadi, hari ini kita terima aspirasi dari masyarakat Papua yang bergerak di ekonomi sektor riil ini menunjukan bahwa kita memulai pembangunan ekonomi menuju ke arah yang diharapkan masyarakat Papua,” ujar Enembe.

Gubernur juga menegaskan, jika KAPP ingin berhasil dalam bidang ekonomi jangan salah gunakan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Papua untuk keperluan lain.

“Karena semua kekayaan kita yang ada diatas tanah Papua tidak di miliki bangsa-bangsa lain di dunia. Oleh karena itu saudara-saudara menikmati dan mengelolah ini dengan baik,” harapanya.

Oleh karena itu, Gubernur meminta kepada KAPP Papua maju terus, bergerak terus menggali semua potensi sember daya yang kita miliki.

“Ada kopi di sana, ada buah merah di sini, ada matoa di sana dan semua potensi yang kita miliki KAPP di pundakmu kelolah semua itu dan manfaat untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Papua,” tegasnya.

Namun, lanjut Lukas, pihaknya terus mengawasi apa yang akan KAPP lakukan untuk masyarakat Papua.

“Karena ini sejarah bagi Papua,” kata Lukas Enembe.

Sementara itu, Ketua Umum Pusat KAPP Merry C. Yoweni, mengatakan aksi long march masyarakat adat ini sebagai tanda pergerakan dan kebangkitan ekonomi di Papua menjelang tahun investasi 2016 dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Agenda awal long march ini akan menurunkan sekitar 10 ribu masyarakat, namun karena kegiatan ini ditunda beberapa kali sehingga peserta dari daerah tidak bisa bergabung," kata Merry C. Yoweni.

Dikatakannya, Gubernur Papua Lukas Enembe sudah memberikan respon baik atas rencana parade generasi ekonomi yang membawa kepentingan masyarakat adat berbasis ekonomi di Papua.

"Respon atau itikad baik dari Gubernur Papua Lukas Enembe ditunjukkan dengan sudah diprosesnya Peraturan Gubernur (Pergub) soal anggaran 3,5 persen untuk ekonomi berbasis masyarakat adat," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Merry, Pergub tersebut sudah diserahkan ke Biro Hukum Setda Provinsi Papua dan tinggal ditandatangani oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Selain masalah anggaran bagi pengembangan ekonomi berbasis masyarakat adat ini, pergub tersebut juga berisi ide, saran dan keanggotaan KAPP," bebernya.

Dia menambahkan KAPP merupakan mitra pemerintah sehingga ke depannya tetap akan mengawal tahun investasi dan MEA di wilayah Papua

Sebelunya, sebanyak seribu masyarakat turun ke jalan dan melakukan "long march" dalam parade generasi ekonomi bersama Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) menuju Kompleks Kantor Gubernur, Jayapura. [Dharapos]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

1 comment :

  1. PROGRAM PINJAMAN MUDAH
    Selama masa ekonomi yang tidak pasti ini, banyak orang mendapati diri mereka dihadapkan pada situasi di mana mereka dapat menggunakan bantuan keuangan. Apakah itu untuk keadaan darurat, perbaikan rumah, konsolidasi utang atau bahkan liburan keluarga - pinjaman pribadi berbunga rendah adalah cara yang aman dan dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan keuangan Anda. Di Alta Finance LLC, kami berspesialisasi dalam program pendanaan Pinjaman yang andal dan efisien. Hubungi kami hari ini menggunakan email perusahaan kami: altafinancellcfunding@gmail.com atau melalui teks +1 702 805-0119

    ReplyDelete


Loading...