-->

Persipura Siapkan diri Jelang Piala Sudirman

JAYAPURA - Jelang piala Jenderal Sudirman, managemen Persipura Jayapura terus mempersiapkan pemain untuk dapat menghadapi lawan-lawannya dalam grup B yang akan bertanding di Bali, pekan depan.

"Pagi ini yang ikuti latihan sebanyak 23 orang, sudah termasuk 3 penjaga gawang. Ini pemain-pemain Persipura yang kami kumpul," kata Asisten Pelatih Persipura, Mettu Dwaramuri usai pelatihan fisik Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (04/11).

Latihan yang dilakukan saat ini, menurutnya, melatih kecepatan dan daya tahan tubuh para pemain. Dalam beberapa hari, pihaknya melakukan latihan fisik tanpa bola, gunakan bola dan latih fisik gunakan alat.

"Mereka ini tim yang sudah mengerti dasar-dasarnya. Latihan ini tiap pagi dan sore sebelum terbang ke Bali," ujarnya.

Persiapan saat ini, menurutnya, tim Persipura tidak terlalu dirombak banyak, hanya saja fisik pemain ada perubahan. Lantaran beberapa bulan libur, tak ada pertandingan rutin atau kompetisi.

"Kesiapan paling 60-70 persen, nanti kan ketika dipertandingan persentasenya pasti naik. Kalau bilang 100 persen, berarti sampai di pertandingan habis," katanya.

Ada empat pemain, lanjutnya, yang saat ini belum bergabung bersama rekan-rekannya, diantaranya Boaz Solossa, Bio Paulin Piere, Ferdiyansah dan Lim Jun Sik.

"Nanti akan bergabung dalam waktu dekat. Kalau pelatih kepala masih di Brasil, kami sedang libur. Dan tiba-tiba kami disuruh kumpul, nanti pelatih tanggal 9 sudah bergabung, karena kompetisi akan mulai tanggal 14 mendatang," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih fisik Persipura Jayapura, Lidyo de Souza mengungkapkan, daya tahan tubuh, kelincahan, otot, sampai mengurangi lemak pada pemain terus dicek dan diuji.

"Kami melakukan latihan fisik pagi hari, kalau sore latihan fisik gunakan bola," kata Souza.

Pemain belum seluruhnya siap bertanding, lanjutnya, lantaran sudah empat bulan lebih, pemain vakum.

"Setiap hari saya berikan latihan fisik-fisik yang baru kepada pemain. Latihan ini bukan latihan untuk Indonesia, tapi ini model latihan Eropa, AFC, UEFA, bukan latihan-latihan seperti di Indonesia," ujarnya. [Cendananews]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel