Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 3 November 2015

Sosialisasi Program, BKKBN Gelar Lomba Rap dan Hip-Hop

loading...
MANOKWARI - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua Barat menggelar lomba Rap Genre dan Hip-Hop, di Gedung Wanita,  Minggu (1/11)

Lomba ini diikuti oleh para siswa yang ada di Manokwari serta mahasiswa. Salah satu tujuan dari lomba ini, tak lain untuk memperkenalkan pesan-pesan program BKKBN kepada anak muda dengan lagu-lagu rap dan hip-hop, karena itu mudah dimengerti.

RAP Competition Goes to Jogjakarta digelar selama sehari dimana terdapat 19 finalis baik solo maupun duet yang ikut meramaikan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini. Pemenang lomba akan diikutsertakan mewakili Papua Barat dalam ajang RAP Competition yang akan dilaksanakan akhir November di Daerah Istimewa Jogjakarta.

Musik Rap menjadi pilihan BKKBN untuk mengkampanyekan program Generasi Berencana (Genre) kepada anak muda. Melalui syair-syair diharapkan pesan-pesan Genre bisa diterima anak-anak muda. Seperti ajakan menghindari seks bebas, menjauhi narkoba dan mencegah serta melindungi diri dari HIV/AIDS.

Pesan ini disampaikan, karena ada beberapa permasalahan yang dihadapi anak muda. Diantaranya masalah seks bebas yang menyebabkan kehamilan tidak diinginkan. Ujung-ujunganya yang terjadi aborsi. Jika pun kawin, usia masih muda rawan terjadi kekerasan dalam rumah tangga.

Kepala BKKBN Papua Barat, Charles Brabar, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk meyambut hari AIDS Sedunia 1 Desember mendatang. “Generasi muda harus kita jaga karena merupakan penerus bangsa. Dalam pesan yang disampaikan harus dapat menjaga kesehatan. Dalam RAP yang mereka buat bisa didengarkan, ada kata-kata salam genre, dua anak lebih baik, dan juga menjauhi narkoba, sex bebas dan miras. Inilah yang mudah mereka pahami,” ujarnya.

Dari hasil penilaian 3 dewan juri yaitu Mauliawaty Bullo dari internal BKKBN, Yogi Maryanto dari KPA Papua Barat dan Rapper Manokwari, Dedy Diaz bersama Yero, juara I diraih Manseren Bless yang memperoleh piala dan uang pembinaan Rp 1,5 juta, juara II PIK Maya mendapat uang pembinaan 1 juta rupiah dan juara III Antah Maulana mendapat piala dan uang pembinaan 750 ribu rupiah [MediaPapua]

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...