Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 4 February 2016

Posindo Biak Numfor Distribusikan 100 Persen KIS

loading...
BIAK (BIAK NUMFOR) - PT Pos Indonesia (Posindo) Kabupaten Biak Numfor, Papua hingga Februari 2016 telah mendistribusikan 100 persen Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Biak dan Waropen.

Kepala Cabang PT Pos Indonesia Iman Apriyanto di Biak, Kamis mengatakan jumlah total KIS yang didistribusikan untuk Biak 126.798 sampul dan Waropen sebanyak 24.639 sampul atau 100 persen terdistribusi.

Untuk Kabupaten Supiori KIS yang diantar 95 persen dari total sebanyak 15.874 serta Kabupaten Kepulauan Yapen 82.951 sampul hingga saat ini telah terealisasi distribusi kepada warga sebanyak 6.376 sampul atau 40,17 persen, ungkap Iman.

Menyinggung kendala distribusi KIS di daerah kepulauan, menurut Iman, selain faktor geografis juga karena alamat penerima kartu tidak jelas dan menyulitkan petugas untuk mendistribusikannya dengan cepat.

Ia mengaku, untuk mendukung kelancaran distribusi KIS kepada warga yang terdata dalam program penerima pelayanan kesehatan nasional pihak Posindo melibatkan kepala kampung.

"Secara umum proses distribusi KIS di wilayah Pos Indonesia cabang Biak meliputi Supiori, Yapen Kepulauan dan Waropen berlangsung lancar," ujarnya.

Iman mengatakan, untuk KIS yang gagal antar karena alamat tidak jelas atau karena penerima sudah pindah rumah akan dikembalikan kepada BPJS sebagai pengelola kegiatan jaminan kesehatan nasional. (Antara)


Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...