Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 26 March 2017

Makassar Jadi Contoh Pengembangan Pelabuhan Ekspor di Papua Barat

loading...
MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mencontoh pengembangan pelabuhan ekspor Makassar, Sulawesi Selatan, untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor perdagangan dan pajak.

Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Bambang Heriawan Soesanto di Manokwari, Kamis, mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya menggelar rapat koordinasi teknis (akornis) bersama seluruh Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Papua Barat.

Rakornis yang dilaksanakan di Makassar tersebut dilakukan sekaligus untuk melakukan studi banding dan mempelajari konsep pengembangan Pelabuhan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar dan PT Pelindo IV.

"Perhubungan merupakan urat nadi pembangunan, termasuk pembangunan pada sektor perdagangan dan ekonomi masyarakat," kata Bambang.

Ia mengungkapkan, semula pelabuhan Makassar hanya bisa melakukan pengiriman barang di wilayah Indonesia. Saat ini Pelabuhan tersebut telah melayani pengiriman barang ke Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Korea dan beberapa negara lainnya.

Menurut dia, pembukaan jalur perdagangan antar negara terbukti mampu mendongkrak pendapatan daerah dan masyarakat.

"Dulu Makassar mengirim barang ke Tanjung Periuk Jakarta dan Tanjung Perak Surabaya. Lalu pengiriman ke luar negeri di lakukan melalui dua pelabuhan tersebut sehingga Makassar tidak memperoleh pendapatan melalui pajak ekspor. Padahal pajak ini sangat tinggi," katanya.

Selama beberapa tahun terakhir, pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Kota Makassar terus mengalami peningkatan hingga sekitar 600 persen. Pajak ekspor memberi sumbangsih cukup besar.

"Masyarakat pun sangat terbantu, ekonomi warga tumbuh sangat signifikan setelah pelabuhan Makassar melayani ekspor barang ke luar negeri. Sebab, komoditas dari warga bisa dijual ke luar negeri," katanya.

Bambang optimistis, Papua Barat mampu melakukan hal serupa layaknya Sulawesi Selatan. Selain, memiliki banyak komoditas unggulan, infrastruktur pelabuhan di daerah ini sudah cukup siap.

"Dari sekian pelabuhan di Papua Barat, Sorong dan Manokwari saya rasa yang paling siap. PT Pelindo IV siap membantu untuk membuka jaringan perdagangan ke beberapa negara tetangga," katanya. (antara)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...