Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 20 April 2017

Anggota Brimob Dikeroyok Pemuda di Terminal Waghete

loading...
Anggota Brimob Dikeroyok Pemuda di Terminal Waghete
KOTA JAYAPURA - Satu dari tiga anggota Brimob BKO Polres Paniai alami luka-luka setelah dikeroyok oleh sekelompok pemuda yang dipengaruhi minuman beralkohol di terminal Waghete, Distrik Tigi, Kabupaten Deyai, Provinsi Papua.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Minggu malam mengatakan pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu (15/4) sekitar pukul 15.15 WIT.

"Peristiwa itu terjadi ketika tiga anggota Brimob BKO Polsek Tigi, yakni Brigadir Romansyah (35), Bripda Steven Bob Entong (25) dan Bharatu Herman Tutupari (23) menggunakan mobil Kijang Innova dari Pos menuju Pasar Waghete dengan maksud untuk berbelanja," katanya.

Ketika sampai di TKP, tepatnya di Jalan Trans Enaro Wagete depan Terminal Waghete, kata Kamal, ketiga anggota Brimob itu di hadang oleh sekitar enam pemuda yang sedang dipengaruhi minuman beralkohol.

"Anggota Brimob meminta permisi untuk lewat namun mereka tetap menghadang mobil, lalu anggota turun dari mobil untuk berkoordinasi dan meminta permisi lagi namun justru para pelaku tersebut mengeluarkan kata-kata kotor terhadap anggota dan langsung memukuli anggota," katanya.

"Masyarakat sekitar TKP bukan melerai malah ikut mengeroyok ketiga anggota Brimob tersebut, tapi Bripda Steven Bob Entong yang berhasil lolos dengan naik ojek menuju ke Pos Brimob untuk melaporkan kejadian," sambungnya.

Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Kamal, Danton Brimob Iptu A Djafar bersama beberapa anggota mendatangi TKP untuk membubarkan massa serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Setelah melakukan pengejaran anggota Brimob berhasil mengamankan dua orang warga bernama AT (35) dan MD (33). Keduanya sementara diamankan ke Mapolsek Tigi untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.

Sementara langkah-langkah yang telah di ambil oleh anggota Mapolsek Tigi yakni mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya.

"Sedangkan anggota Unit Reskrim Mapolsek telah meminta keterangan para saksi dan membuat laporan polisi untuk kepentingan penyidikan serta meminta visum terhadap salah satu anggota Brimob yang mengalami luka memar dibagian wajah," katanya.

Kepala Bagian Perencanaan Polres Paniai Kompol Pahri Amd bersama Danton Brimob BKO Iptu A Djafar melakukan koordinasi dengan Kepala Suku Besar Kabupaten Deiyai Frans Mote dan beberapa tokoh lainnya di Mapolsek Tigi agar masyarakat lainnya tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.

"Karena permasalahan ini telah di tangani oleh Mapolsek Tigi sehingga situasi keamanan di Kabupaten Deiyai tetap terjaga," katanya. (antara)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...