Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 10 April 2017

Dance Warnares Akan Siapkan Materi Belajar Berhitung Berbahasa Biak

loading...
 
BIAK (BIAK NUMFOR) - Kalangan budayawan Biak, Papua, menyiapkan materi pembelajaran berhitung bahasa Biak atau wos Byak sebagai kurikulum muatan lokal di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan SMP di daerah itu.

"Materi berhitung bahasa Biak sedang kami susun, ya kami berharap dinas pendidikan dan dinas kebudayaan dapat mendukung penyiapan kurikulum muatan lokal untuk diajarkan di sekolah," ungkap budayawan Biak Dance Warnares di Biak, Minggu.

Ia mengakui, tujuan pembelajaran muatan materi lokal berhitung bahasa Biak untuk melestarikan budaya masyarakat adat Biak di kalangan siswa SD setempat.

Dengan adanya pembelajaran berhitung bahasa Biak, lanjut Dance, akan mempertahankan identitas asli masyarakat Biak dalam menggunakan hitungan berbahasa Biak.

"Budayawan bersama tetua adat Biak telah merancang materi berhitungan bahasa Biak, ya kami berharap mendapat bantuan dari pemkab dalam menyelesaikan materi pembelakaran berhitung di sekolah dasar," kata Dance.

Dance berharap generasi muda Biak dapat mempelajari system berhitung bahasa Biak sebagai warisan budaya daerah yang perlu dilestarikan sepanjang zaman.

Menyinggung dibentuknya Dinas Kebudayaan sebagai organisasi perangkat daerah baru di jajaran Pemkab Biak Numfor, menurut Dance, merupakan kebijakan yang tepat dilakukan Pemkab Biak dan Bupati Thomas Ondy dalam menentukan pemisahan Dinas Kebudayaan.

"Masalah budaya menjadi urusan wajib pemerintah sehingga sangat tepat dibentuknya dinas kebudayaan untuk pelestarian beragam budaya masyarakat adat Biak," kata Dance Warnares.

Berdasarkan data hingga tahun pelajaran 2015/2016 Dinas Pendidikan Biak telah menjadikan bahasa daerah Biak sebagai kurikulum muatan lokal yang diajarkan siswa SD. (antara)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...