-->

Perawat dan Bidan di Mimika Capai 1.140 Orang

Perawat dan Bidan di Mimika Capai 1.140 Orang
TIMIKA (MIMIKA) - Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Provinsi Papua, Reynol Ubra mengatakan, jumlah petugas kesehatan di wilayah itu sudah melebihi target atau berlebihan secara khusus tenaga perawat dan bidan.

"Kalau kita lihat jumlah tenaga kesehatan di Mimika per 31 Desember 2016 berjumlah 1.140 orang. Sesuai analisis kami idealnya 700 tenaga kesehatan itu sudah cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di 23 puskesmas yang ada," kata Reynol Ubra di Timika, Rabu.

Dari jumlah tenaga kesehatan yang ada, menurut Reynol, yang terbanyak adalah perawat dan bidan. Sedangkan tenaga kesehatan lain seperti ahli farmasi, analis, ahli gizi, ahli kesehatan masyarakat dan dokter hanya sedikit.

"Bidan kita lebih dari 200 orang itu belum ditambah dengan perawat," ujarnya.

"Dokter kita hanya 26 orang atau dua persen dari jumlah tenaga kesehatan yang ada. Seharusnya minimal 70 orang dan itu kami targetkan hingga 2025 nanti," tuturnya.

Dengan jumlah tenaga kesehatan yang tidak merata termasuk pendistribuasian yang hanya terpusat di wilayah kota dan pinggiran kota maka pelayanan kesehatan di Mimika tidak akan berjalan dengan baik.

"Dari 26 dokter hanya empat orang yang bertugas di wilayah terpencil seperti di wilayah pegunungan dan pesisir pantai lain dari pada itu ada di dalam kota," ujarnya.

Dinkes Mimika telah merencanakan alternatif mengatasi persoalan banyaknya tenaga kesehatan antara lain dengan melakukan pengurangan atau pilihan lain dengan mendistribusikan perawat dan bidan ke masing-masing kampung di wilayah itu.

"Mau tidak mau harus dikurangi atau menyiasati dengan menempatkan seluruhnya di setiap kampung yang ada di Mimika terutama di wilayah terpencil. Jadi di setiap kampung ada bidan dan perawat untuk membantu pelayanan kesehatan di sana," tuturnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kurangnya delapan tenaga kesehatan di Puskesmas seperti dokter, perawat, bidan, farmasi, analis, sanitasi dan kesehatan masyarakat serta ahli gizi maka Dinkes berupaya melakukan perekrutan melalui program Mimika Sehat dan akan ditempatkan khusus di wilayah pedalaman. (antara)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel