Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 21 April 2017

Seorang Gadis Diduga Bakar Rumah di Kampung Cengkeh

loading...
Seorang Wanita Diduga Bakar Rumah Orang Tua di Kampung Cengkeh
KLAWASI (KOTA SORONG)- Seorang wanita bernama Maryona (28) yang mengalami gangguan jiwa diduga membakar rumah orang tuanya di Kampung Cengkeh, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat, Sorong, pada Kamis pukul 12.00 WIT.

Gaspar Baru (54), ayah sang gadis, mengatakan bahwa anaknya itu mengalami gangguan jiwa dan tiga pekan terakhir tidak diizinkan keluar rumah.

Dia menyampaikan keluarganya kaget mendengar sang gadis tersebut teriak minta tolong karena kamar tidurnya telah terbakar dan dirinya menyelamatkan korban keluar dari dalam kamar.

Saat itu pula, menurut dia, api dengan cepat membakar rumah yang terbuat dari kayu hingga tiada satu pun barang yang dapat diselamatkan.

"Kami sekeluarga keluar dari rumah tidak membawa satupun barang hanya dengan pakaian di badan. Surat-surat berharga, seperti ijazah dan lainnya ludes terbakar," ujarnya.

Kepala Bagian Operasional Polres Sorong Kota Eko Yusmiarto, yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Ia menambahkan berdasarkan hasil interogasi seksi-seksi pada saat kejadian untuk sementara diduga kebakaran tersebut akibat kelalaian anak korban yang mengalami gangguan jiwa.

"Namun kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran keterangan-keterangan sanksi tersebut," ungkapnya. (antara)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...