-->

Warga Kobibkop Temukan Pesawat C208 Caravan Milik SAS yang Hilang

Pesawat C208 Caravan Milik SAS Ditemukan di Kobibkop
KOTA JAYAPURA - Pesawat jenis C208 Caravan, dengan nomor registrasi PK-FSO yang dioperasikan  PT. Spirit Avia Sentosa (SAS)  dengan rute Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang yang dikabarkan hilang kontak pada Rabu (12/4), telah ditemukan di Kampungan Kobibkop, Distrik Ok Aom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Polda Papua mengklaim bahwa pesawat tersebut ditemukan dalam kondisi utuh.

"Dari informasi Kepala Kampung Kobibkop, pesawat yang dipiloti Rio Pasaribu itu telah ditemukan warga dalam kondisi utuh," ujar Juru Bicara Polda Papua, Kombes Ahmad Mustafa Kamal.

Sementara untuk kondisi pilot, masih belum diketahui.

"Laporan masyarakat, kondisi pesawat utuh, tetapi pilotnya belum diketahui. Masyarakat tidak mendekat ke pesawat, karena takut meledak," ujarnya.

Sementara itu, upaya pencarian melalui jalur darat hingga malam ini masih terus dilakukan. Sebab jarak menuju lokasi pesawat jatuh curam diantara pegunungan.

"Polisi dibantu TNI dan warga dalam perjalanan menuju lokasi. Jaraknya dari bandara Oksibil sekitar 10 kilometer, dengan ketinggian 6.400 kaki," jelasnya.

Pesawat barang yang mengangkut bahan makanan itu diketahui terbang dari Tanah Merah sekitar pukul 11.45 WIT. Namun, pesawat tidak memberi kabar saat posisinya sudah dekat dengan Oksibil.

Air Traffic Control Bandara Oksibil kemudian mendapatkan informasi dari Flight Following SAS di Jakarta, bahwa pesawat PK-FSO menunjukkan sinyal darurat pada flight tracker di koordinat 04 48’47.7” S 140 39’31.7”E.

Adapun kronologis kejadian hilangnya pesawat tesebut adalah sebagai berikut, pukul 12.40 WIT (03.40UTC) personel ATC WAJO (Oksibil) mendapat info dari "flight following" SAS di Jakarta yang menyampaikan bahwa PK-FSO menunjukkan signal SOS pada pelacak penerbangan atau "flight tracker" di koordinat 04 48' 47.7" S 140 39' 31.7" E.

Upaya pencarian informasi posisi pesawat PK-FSO dikoordinasikan antara personel ATC di WAJO (Oksibil) dan personel ATC di WAKT (Tanah Merah), namun tidak mendapatkan hasil.

Pukul 13.02 WIT (04.02 UTC) pesawat SAS jenis DHC-6 PK-FSC yang berangkat dari WAJO (Oksibil) menuju ke Sentani, sempat melakukan searching di area koordinat tersebut pada ketinggian 8.500 kaki, namun tidak dapat melihat ke bawah karena kondisi tertutup awan.

Penerbangan ini melaporkan tidak menerima signal ELT.

Pukul 13.33 WIT (04.33 UTC), personel ATC di WAJJ (Sentani) meminta bantuan untuk mencari di area koordinat yang dilaporkan kepada Pesawat Trigana TGN255 yang dalam penerbangan rute Sentani (WAJJ)- Oksibil (WAJO).

Pesawat ini berangkat pukul 13.11 WIT (04.11 UTC) dan sampai di Oksibil (WAJO) pukul 13.58 WIT ( 04.58 UTC) namun tidak menemukan hasil.

Pesawat AMA jenis PAC750 PK-RCE berangkat dari Oksibil (WAJO) pada pukul 13.43 WIT (04.43 UTC), melakukan searching di area koordinat yang dilaporkan.

Pesawat yang dipiloti  Rio Pasaribu dan Brian tersebut mendapat sinyal ELT dari pesawat PK-FSO pada pukul 12.28 WIT (03.28 UTC).

Pesawat tersebut membawa kargo dengan berat kargo total 1.225 kilogram. (antara/viva)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah