Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 23 April 2018

Wiranto Apresiasi Stabilitas Hubungan Sosial di Merauke

loading...
Wiranto Apresiasi Stabilitas Hubungan Sosial di MeraukeMERAUKE, PAPUA.US - Menkopolhukam Wiranto mengapresiasi stabilitas (keseimbangan,red) hubungan sosial yang masih terjaga hingga saat ini, diantara seluruh etnis yang hidup di Kabupaten Merauke. Dia menilai stabilitas yang tercipta sangat positif, sehingga masyarakat pendatang dan asli (Marin), mampu hidup berdampingan secara rukun, aman serta damai.

“Saya apresiasi stabilitas di Merauke. Untuk itu, bupati saya minta jagalah ini dan terus jadikan Merauke sebagai salah satu ikon percontohan”.

“Apalagi di kabupaten tertimur di Indonesia ini, ada puluhan etnik suku bangsa bisa hidup rukun dalam ciptakan satu stablitas,” imbau Wiranto pada panen padi bersama Mendagri, Kementerian Pertanian, Penjabat Gubernur Papua serta Pemda setempat, di Kampung Marga Mulya, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Senin (16/4).

Dia pun mengingatkan seluruh masyarakat maupun pelaku politik di Merauke agar terus menjaga stabilitas yang sudah terbangun.

“Kalau berpolitik boleh, tapi jangan berkelahi. Karena tidak bagus dan melemahkan diri kita sendiri. Makanya saya harap semua pihak bisa menjaga stabilitas baik pemerintah maupun masyarakat,” harap dia.

Dia tambahkan, Indonesia yang disebut sebagai “mutiara” di khatulistiwa, merupakan satu negara dengan beragam kondisi geografis, namun dikaruniai Tuhan kesuburan, keindahan dan keberagaman luar biasa.

Oleh karenanya, dia mengajak semua pihak untuk bisa mensyukuri perjuangan para pendahulu bangsa yang telah bekerja luar biasa hingga mampu menyatukan negeri ini dari berbagai persoalan maupun perbedaan.

“Negara ini dipersatukan oleh Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Artinya meski kita beragam tapi kini jadi satu. Makanya, sekali lagi saya terkesan bisa diijinkan kembali kunjungi Merauke, dengan harapan rasa persatuan bisa terus terjaga diatas negeri ini,” tutupnya.  (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...