Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 12 November 2018

Provinsi Papua Didorong Buat Kepanitiaan Persiapkan TI PON XX 2020

loading...

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Ketersediaan Teknologi Informasi (TI) yang baik, menjadi salah satu syarat dan hal paling krusial dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 mendatang. Oleh karenanya, teknologi informasi menjadi salah satu faktor yang tak boleh dipandang sebelah mata oleh provinsi penyelenggara.

Provinsi Papua Didorong Buat Kepanitiaan Persiapkan TI PON XX 2020
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara
Untuk itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyarankan Pemprov Papua, untuk segera membentuk kepanitiaan yang bertugas mempersiapkan jaringan TI di seluruh klaster atau kota penyelenggara, jelang PON XX 2020.

Sebab pihaknya pun akan seirama dengan Pemprov Papua, yakni membentuk di tingkat pusat,  sehingga baik kepanitian tingkat nasional maupun lokal dapat berjalan seirama dalam mempersiapkan TI di bumi cenderawasih.

Hal demikian disampaikan Menteri Rudiantara di Jakarta, saat dikunjungi tim Pemprov Papua, dalam roadshow penyiapan TI jelang PON XX 2020, yang dipimpin Sekda Papua, pekan lalu.

Dirinya pun mengingatkan Pemprov Papua mengenai ketersediaan media center yang tak kalah penting untuk pendistribusian informasi kepada publik. Dia berharap pemerintah provinsi melakukan penyiapan dari sisi teknis, termasuk dari sisi penyiaran yang harus dikoordinasikan bersama pihak terkait.

“Media center ini tak kalah pentingnya saat PON. Sebab nanti kan ada penyiaran, ada TV dan ada juga radio. Itu semua sudah harus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sehingga saat pelaksanaannya sudah tidak ada masalah lagi,” jelasnya.

Dia tambahkan, jika mengacu pada penyelenggaraan Asian Games dan Asian Paragames di Jakarta maupun Palembang beberapa waktu lalu, ada organizing committee yang melakukan pengadaan seluruh peralatan TI yang dibutuhkan. Sementara Kementerian Kominfo sebagai pihak yang memastikan fasilitasnya terpenuhi.

Sehingga demikian diharapkan, Pemprov Papua pun mengacu pada pelaksanaan Asian Games dan Asian Paragames terkait penyediaan TI saat PON XX 2020.

“Artinya, penyediaan organizing committee ini sangat penting karena nanti mereka yang melalukan pengadaan. Nah kita memastikan, seperti nanti Telkom, lalu apakah program palapa ring sudah selesai serta kapasitasnya sudah tersedia inilah yang memang perlu ada kerja sama supaya bisa memastikan semuanya ok saat iven empat tahuan itu mulai bergulir,” harapnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara memastikan bakal memberi dukungan penuh terhadap Pemerintah Provinsi Papua, saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di bumi cenderawasih.

Dukungan itu ia sampaikan kepada tim Pemerintah Provinsi Papua yang dipimpin Sekda Papua Hery Dosinaen, Jumat minggu lalu, saat roadshow dalam rangka audiensi implementasi Inpres Nomor 10 Tahun 2017 tentang dukungan terhadap pelaksanaan PON dan Paralimpik di provinsi tertimur di nusantara. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...