Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 9 February 2019

Ham Pagawak Minta Pemprov Papua Stop Dana Otsus Daerah Tak Efektif

loading...
 Ham Pagawak Minta Pemprov Papua Stop Dana Otsus Daerah Tak EfektifJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua agar mengurangi bahkan menyetop penyaluran dana Otsus terhadap daerah yang tak tepat pemanfaatan anggaran itu secara efektif.

“Saya kira sudah harus ada evaluasi ya dari Pemprov Papua. Mulai dari peruntukan, pemanfaatan dan keberhasilan dari penggunaan dana Otsus itu sendiri di kabupaten dan kota. Paling tidak evaluasi ini mesti jadi bahan pertimbangan bagi pemerintah 2019 ini, untuk menetapkan dan menyalurkan besaran dana Otsus.”

“Sebab mana mungkin daerah yang tidak tepat menggunakan dana Otsus tapi dikasih terus? Ini sekali lagi saya kira harus dilihat baik oleh pemerintah provinsi,” terang ia di Jayapura, dalam satu kesempatan, kemarin.

Ricky juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) mengusulkan pembentukan tim evaluasi penggunaan dana Otonomi Khusus di kabupaten dan kota se- Papua.

Tim ini nantinya bakal dikoordinir Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua yang akan turun ke kabupaten/kota memastikan 80 persen dana Otsus yang disalurkan 5 tahun belakangan, digunakan secara baik atau sebaliknya.

“Sebab menurut dugaan saya tidak semua daerah menggunakan dana itu seperti yang diharapkan pemerintah. Makanya lagi-lagi kami usulkan harus ada evaluasi. Sehingga mungkin bagi daerah yang berhasil bisa diberikan penghargaan dengan menambah persentasenya,” harap ia.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe menilai kebijakan menyerahkan 80 persen dana Otsus ke kabupaten, belum banyak memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat bumi cenderawasih.

Hal itu dikarenakan sebagian besar kabupaten belum melaksanakan dengan tepat 80 persen dana Otsus yang turun ke wilayahnya.  Sehingga baik dampak maupun pemanfataannya belum mampu mengangkat harkat dan derajat hidup masyarakat di daerah ini. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...