Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 7 February 2019

Ondoafi di Port Numbay Sepakat Namai Jembatan Youtefa

loading...
Ondoafi Port Numbay Sepakati Jembatan YoutefaJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Wali Kota Jayapura, Provinsi Papua Dr.Benhur Tomi Mano.MM, mengatakan, untuk pemberian nama jembatan tersebut pihaknya menyerahkan langsung ke pihak adat dalam hal ini para Ondoafi atau Tokoh adat Port Numbay untuk memberikan nama jembatan tersebut,  dan dari hasil kesepakatan adat, dipilihlah nama Jembatan Youtefa.

“Awal saya dan para Ondoafi kami menghadap bapak Presiden mengusulkan agar dibangun sebuah Jembatan sebagai akses strategis menghubungkan pusat Kota Jayapura dan distrik Muara tami yang berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG, dan mendapat tanggapan langsung dari pak Jokowi dan langsung dikerjakan, untuk pemberian nama ketika saya menanyakan kepada pak Jokowi waktu mengunjungi pembangunan jembatan ini, beliau menyerahkan sepenuhnya keputusan pemberian nama jematan tersebut ke kami, dan dari keputusan para tokoh adat, disepakatilah nama Jembatan Youtefa”, tutur Tomi Mano, Jumat (1/2).

Senada dengan Wali Kota Jayapura, Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR), Iwan Zarkasi menuturkan usulan nama yang diberikan pemerintah setempat tak akan mengalami masalah, karena pemerintah pusat sangat terbuka dengan usulan nama dari daerah.

“Usulan ini akan saya sampaikan kepada Pak Menteri,” katanya.

Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura tengah membangun jalan sepanjang 300 meter dari Hamadi ke arah jembatan tersebut. Sementara, Pemerintah Provinsi Papua membangun jalan sepanjang 299 meter dari Holtekamp menuju ke Jembatan Holtekamp.

Seperti diketahui, Jembatan Youtefa menjadi ikon baru Kota Jayapura karena desainnya yang cukup indah. Dengan memiliki warna merah mencolok, jembatan ini berdiri menawan di atas Teluk Youtefa.

Direncanakan jembatan ini akan diselesai dikerjakan pada agustus 2019 dan akan diresmikan langsung oleh presiden RI.

Jembatan yang memiliki panjang jembatan 732 m ini terdiri dari bentang utama 400 meter ditambah jembatan pendekat 332 meter yang terdiri 33 meter pendekat dari arah Hamadi dan 299 meter dari arah Holtekamp.sepanjang 112,50 meter

Jembatan Persembahan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Kota Jayapura ini menghubungkan Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, serta wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini. (HumasJayapuraKota)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...