Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 20 March 2020

Rustan Saru Imbau Masyarakat Kota Jayapura Tidak Panik Corona Virus dan Belanja Berlebihan

loading...
Rustan Saru Himbau Masyarakat Kota Jayapura Tidak Panik Corona Virus dan Belanja BerlebihanJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Pandemik covid 19 membuat seluruh masyarakat menjadi resah karena penyebarannya secara global, tidak terkecuali di  kota Jayapura. Setelah merebaknya penyebaran virus tersebut, masyarakat banyak yang memborong bahan-bahan kebutuhan pokok, khususnya di supermarket yang ada di wilayah kota Jayapura.

Terhadap hal tersebut, Selasa, 17 Maret 2020, Walikota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Walikota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, bersama-sama mengunjungi beberapa supermarket dan melakukan dialog langsung dengan masyarakat.

“Setelah saya mendapat laporan dari pimpinan saga mall, bagaimana masyarakat panik dan banyak yang memborong bahan-bahan pokok (sembako),  kami turun langsung memberikan sosialisasi, sehingga diharapkan masyarakat tidak panik, karena kami berupaya penanganan virus dalam masa inkubasi akan dilakukan dengan cepat,” ujar Walikota.

Menurutnya, tim dari Dinas Perindakop dan Satpol PP akan turun ke supermarket-supermarket dan akan memantau aktifitas masyarakat sehingga diharapkan tidak ada yang belanja berlebihan.

Sementara itu, Wakil Walikota meminta kepada masyarakat untuk menahan diri dan mengurangi melakukan aktifitas di luar rumah dan menahan diri untuk tidak berjabat tangan dengan orang disekitar kita.

Kepada masyarakat yang beragama islam lanjutnya, saat ini sementara di masjid-masjid melipat semua karpet, beribadah di masjid dihimbau untuk membawa sajadah dari rumah masing-masing.

“Kami harap seluruh masyarakat bekerjasama dalam upaya kita menangani penyebaran virus ini. Kepada anak-anak sekolah yang diberikan libur selama 2 minggu, tetap berkomunikasi dengan guru. Dengan adanya libur ini dibatasi untuk tidak keluar rumah, karena percuma juga kalau dikasih libur tapi masih jalan-jalam yang tidak bermanfaat,” ujar Wakil Walikota. (HumasKotaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...