Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 17 May 2020

Benhur tomi Mano Minta Warga 14 Kampung Masih Zona Hijau Tetap Berada Di Rumah

loading...
Benhur tomi Mano Minta Warga 14 Kampung Masih Zona Hijau Tetap Berada Di RumahJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Upaya penyelamatan warga kota Jayapura, Provinsi dari bahaya Corona Virus Disease atau Covid 19 secara menyeluruh terus dilakukan pemerintah kota Jayapura melalui tim gugus tugas percepatan  penanganan penyebaran COVID-19 kota Jayapura                    .

Untuk itu, Wali Kota Jayapura Dr. Benhur tomi Mano MM, mengharapkan peran serta masyarakat di 14 kampung dan 25 kelurahan agar tetap berada di rumah dan patuhi protokol kesehatan selama wabah ini berlangsung.

“Di kota ini ada 25 keluraham, 14 Kampung warnanya hijau, tidak ada virus, 12 kelurahan ada warna merah, virus ini ada ditenga masyarakat, sementara di kota ini ada 14 kampung warnanya hijau,”jelas Dr Benhur Tomi Mano MM, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan Paket Bahan Makan (Bama) Tahap Kedua kepada warga Kampung Nafri, Sabtu 16 Mei 2020.

“Untuk itu bapa bapa, mama mama, saudaraku yang saya kasihi, tahan diri dulu tinggal dalam kampung, jangan pergi ke kota, kota itu virus yang membahayakan bagi kita, kalau bapa kenah pasti akan mama kenah , anak-anak kenah, satu rumah kenah dengan virus corona,”Tambahnya.

Orang nomor 1 di pemerintahan kota Jayapura ini, menegaskan, jika ada warga yang hendak melakukan aktivitas yang sangat penting di luar kampung, tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19.

“Kalau Bapa, Mama, mau melakukan hal penting di luar kampong harus pakai masker, harus jaga jarak satu dengan yang lain, klau kita lewat bersetuhan dengan orang yang positif, kita bisa langsung kenah,”jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, untuk memutus penyebaran covid 19 di kota Jayapura, pihaknya melalui tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 kota Jayapura telah menjaring warga yang reaktif covid 19 dengan menjalankan rapid test dan swab PCR.

“Saat ini yang saya lakukan adaah membuat jarring untuk menangkap, orang-orang yang terkenah virus, seperti yang telah dilakukan kepada semua penjual sayur, ikan  keliling agar diperiksa rapid test, kita temukan 15 oarang dan kita karantinakan,”ungkap Wali Kota.

Wali Kota mengajak warga untuk waspada dengan virus ini, dirinya juga berdoa agar warga kampung di 14 kampung tetap sehat hingga wabah ini berakir di kota Jayapura. (HumasKotaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...