Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 22 May 2020

Gustav Urbinas Ungka Penyaluran Sembako Tidak Tepat Sasaran Berdampak Negatif

loading...
Gustav Urbinas Ungka Penyaluran Sembako Tidak Tepat Sasaran Berdampak NegatifJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Kapolresta Jayapura, Provinsi Papua, AKBP Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd berharap instansi, baik pemerintah maupun swasta serta organisasi kemasyarakatan yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan agar berkoordinasi dengan Pemerintah Kota, hal itu bertujuan agat tidak  terjadinya kesalah pahaman antar warga.

“Masyarakat di situasi saat ini cukup sensitif, oleh karena itu penyaluran bantuan yang akan diberikan diharapkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar tepat sasaran bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, karena hal itu akan memicu terjadinya kesalah pahaman antar warga,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Jumat (22/5/2020) siang.

Kapolresta pun menuturkan beberapa kasus penyaluran sembako yang tidak tepat sasaran mengakibatkan kericuhan warga di Kota Jayapura.

“Ketidak tepat sasaran pemberian sembako ini karena penyalurnya tidak berkoordinasi dengan pemerintah tingkat bawah sehingga masyarakat saling salah paham dan ini saya tidak inginkan terjadi lagi,” ucapnya.

AKBP Gustav pun menegaskan apabila penyaluran sembako nantinya tidak ada koordinasi dengan pemerintah setempat dan berakibat terjadinya kericuhan maka koordinatornya akan kami panggil untuk dimintai keterangan.

“Kalau memang berjalan sendiri dan tidak berkoordinasi dan berdampak pada kejadian stabilitas keamanan, maka penanggung jawabnya saya akan periksa,” tegasnya. (HumasPolrestaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...