Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 20 July 2020

Gustav Urbinas Ungkap 6 Warga PNG Ditemukan 7 Hari Terombang-Ambing di Laut

loading...
Gustav Urbinas Ungkap 6 Warga PNG Ditemukan 7 Hari Terombang-Ambing di LautJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Setelah terombang abing selama tujuh hari di tengah lautan lantaran mengalami musibah, enam warga negara asing asal Papua New Guinea ditemukan selamat oleh nelayan tradisional di perairan Indonesia, Minggu (19/7/2020) dinihari.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd ketika dikonfitmasi siang tadi menjelaskan para WNA asal PNG ditemukan di perairan Indonesia di 70 mil laut dari Kota Jayapura.

"Dari keterangan, Jonson mereka terlepas dan jatuh, sejak kejadian itu mereka bertahan hidup selama seminggu hingga ditemukan oleh nelayan," kata AKBP Gustav.

Lanjut Kapolresta, selama seminggu bertahan hidup enam WNA asal PNG yang terdiri dari tiga wanita dan pria itu mengonsumsi kepala yang ada di dalam speed boat.

"Dari keterangan nelayan mereka ditemukan pada pukul 02.00 dinihari dalam keadaan lemas dan selanjutnya dievakuasi ke Pos Polair Polresta," ucap Kapolresta.

Saat ini ke-enam warga PNG itu telah dievakuasi ke Mako Sat Polairud Polresta Jayapura Kota, sembari pihaknya membangun koordinasi dengan pihak Imigrasi dan Instansi Perbatasan Provinsi Papua.

"Usai ditemukan mereka langsung di bawa para nelayan itu ke Mako Polair, dan sampai saat ini mereka masih dimintai keterangan prihal kejadian yang menimpah mereka sebelum diserahkan ke pihak imigrasi," tuturnya.

Ia pun menambahkan ke-enam warga PNG itu masing-masing bernama Jeffery benjamin (25), Joseph walter (44), Finly henry(20), Rebeca nathan(50) Ruth alberth Alberth (45), Dan Doreen Pana (46), "ucap Kapolresta Jayapura Kota. (HumasPolrestaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...