-->

Daniel Maipon Ungkap Adanya Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Sekretaris Daerah Nabire

Daniel Maipon Ungkap Adanya Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Sekretaris Daerah NabireNABIRE, LELEMUKU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Daniel Maipon, S.STP mengatakan, seseorang telah membuat  akun media sosial Facebook palsu mengatasnamakan dirinya dan memposting sejumlah informasi yang tidak benar dan meresahkan masyarakat Kabupaten Nabire.

“Ada orang jahat telah membuat akun palsu atas nama saya. Akun itu pakai nama saya,  foto saya dan selama ini memposting atas nama saya serta berpotensi meminta dan menjanjikan sesuatu melalui pesan di massanger,” kata Sekda Maipon pada Senin, (24/08/2020).

Dijelaskan Sekda Maipon, akun miliknya yang sesungguhnya adalah nama “Daniel Maipon” dengan foto profil anak-anak berseragam SD. Akun yang digunakan oleh orang lain atas namanya menggunakan foto profil ‘foto pada acara pernikahan’. Sejak dibuka sekitar bulan Februari 2020, akun itu telah memiliki 700 lebih pertemanan.

“Saya menyatakan bahwa akun tersebut adalah palsu. Saya sudah minta kepolisian untuk memproses pemilik akun atas nama saya ini. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai dan berhati-hati menggunakan media sosial karena ada pihak-pihak yang menggunakan nama orang lain untuk kepentingan tertentu seperti saya alami ini,” pinta Sekda.

“Harapan saya, pihak berwajib untuk segera mengungkap dan menangkap akun palsu tersebut sehingga nantinya tidak ada pihak yang dirugikan,” harap Sekda Maipon.

Diketahui, hingga berita ini ditulis, sejumlah status dindingnya akunnya yang mengatasnamakan Sekda Nabire tersebut telah dihapus oleh pembuat akun palsu tersebut. (HumasNabire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah