Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 18 September 2020

Kelompok Separatis Serang Satgas Apter Koramil Hitadipa, 1 Prajurit Gugur dan 1 Senjata Dirampas

loading...
Korban Saat di Evakuasi ke Sugapa

 JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Terjadi kontak senjata antara Satuan Tugas (Satgas) Apter Koramil Hitadipa dengan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua pada Kamis 17 September 2020 pada 14.10 WIT.

Menurut informasi yang diterima Lelemuku, kontak senjata ini terjadi di kampung Sugapa Lama, Distrik Hitadipa saat 8 orang personil Koramil Apter yang dipimpin Kapten Inf. Syaeful Anwar mengendarai 6 sepeda motor menuju markas koramil.

Kelompok tersebut kemudian terhenti di Kampung Titigi untuk beristirahat sejenak, namun saat akan melanjutkan perjalanan mereka ke makoramil, rombongan ditembaki oleh kelompok bersenjata dari 2 arah.

Serangan tembakan yang berlangsung selama 3 menit ini diwarnai dengan serangan tembakan dan luka tebasan dengan menggunakan parang kepada salah satu prajurit atas nama Serka Sahlan yang berada didepan rombongan tersebut.

Serangan terhenti dan korban yang meninggal dunia selanjutnya dievakuasi  ke Sugapa pada pukul 15.30 WIT oleh Aparat Gabungan di Intan Jaya yang terdiri dari Satgas Mandala, Koramil Sugapa, Yonif R 400 dan Satgas Brimob.

Dari serangan tersebut 1 pucuk senjata laras panjang dengan jenis FNC dengan 1 buah magasen dan 25 butir amunisi 5,56 milik korban dirampas para pelaku. (Albert Batlayeri)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...