Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 2 December 2020

Rustan Saru Ungkap Rencana Pemindahan Pedagang Pasar Youtefa Secara Serentak

loading...
Rustan Saru Ungkap Rencana Pemindahan Pedagang Pasar Youtefa Secara Serentak.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Wakil Walikota Jayapura, Provinsi Papua, Ir. H. Rustan Saru, MM mengatakan, pemindahan pedagang dari pasar Youtefa lama ke pasar Youtefa yang baru akan dilakukan serentak pada minggu ini.

“Bersama Dinas perindagkop, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP meninjau pasar Youtefa baru, karena rencana pemindahan secara serentak seluruh pedagang pada Jumat malam dan dipastikan tanggal 5 pagi semua sudah pindah, mengecek langsung sejauh mana persiapan untuk tempat berjualan,” ujar Wakil Walikota ketika melakukan peninjauan ke lokasi pasar Youtefa baru, Senin, 30 November 2020.

Lanjutnya, selain itu juga melihat kesiapan terminal. Dinas Perhubungan diminta memanggil semua koordinator angkutan bersama organda, untuk bersama-sama memutuskan bahwa semua trayek wajib ke terminal pada tanggal 5 Desember untuk mempermudah arus transportasi bagi pedagang dan pengunjung, begitu juga ojek yang sebelumnya di pasar lama diharapkan sebagian pindah ke pasar yang baru.

“Diharapkan pada hari Rabu tanggal 2 Desember ada pertemuan terakhir untuk mengecek kesiapan pemindahan termasuk pengamanan, sehingga tidak muncul masalah di kemudian hari. Kami berharap ini menjadi komitmen bersama antara OPD terkait di pemerintah kota, TNI Polri yang memback up dan semua pihak terkait, agar tidak ada kesulitan ketika dilakukan pemindahan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindagkop, Robert Awi mengatakan, jumlah pedagang yang akan dipindahkan pada Jumat dan Sabtu berjumlah kurang lebih 800 pedagang, terdiri dari pedagang pasar pagi, pedagang pasar ikan, mama-mama Papua, pedagang kopi dan warung makan, pedagang daging dan diharapkannya semua dapat berjalan dengan lancar. (Humaskotajayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...