Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 12 April 2021

Terbatasnya Tenaga Guru, Satgas TNI Yonif 403/WP Jadi Guru Olahraga di Batom Pegunungan Bintang

loading...
Terbatasnya Tenaga Guru, Satgas TNI Yonif 403/WP Jadi Guru Olahraga di Batom Pegunungan Bintang

BATOM, LELEMUKU.COM - Dalam rangka membantu proses belajar-mengajar serta dikarenakan belum adanya guru bidang olahraga di sekolahan, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista menjadi guru olahraga dadakan di SD Inpres Negeri Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang. Jumat, (09/04/2021)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/WP Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (10/04/2021).

Dansatgas mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu terobosan kreatif yang di lakukan anggota Pos Batom untuk membantu kesulitan pihak sekolah dan sebagai moment mendekatkan diri dengan masyarakat selain itu juga untuk mengetahui situasi dan kondisi secara umum di desa binaannya.

“Salah satunya yakni dengan mengadakan senam bersama warga dan anak-anak SD Inpres Negeri Batom yang di prakarsai oleh personel Pos Batom, suasana hangat dan akrab pun nampak terlihat,” kata Ade.

Di tempat terpisah, Danpos Batom Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letda Inf Halis Didik T mengungkapkan bahwa olahraga bersama ini adalah salah satu bentuk kepedulian Satgas Pamtas Yonif 403/WP dalam menjaga dan menigkatkan taraf kesehatan anak-anak di sekolahan dan masyarakat disekitarnya sekaligus ajang untuk menyampaikan pesan persatuan dan kesatuan serta untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Terbatasnya Tenaga Guru, Satgas TNI Yonif 403/WP Jadi Guru Olahraga di Batom Pegunungan Bintang

"Kami merasa terpanggil setelah mendapatkan informasi dari pihak sekolahan bahwa sekolah ini sudah cukup lama belum memiliki guru olahraga pengganti, dalam rangka membantu pihak sekolah kami datang berkordinasi ke sekolah tentang maksud dan tujuan kami, untuk mengisi kekosongan guru olahraga tersebut dan demi menjaga anak-anak di sekolah serta anak-anak disekitarnya agar tetap sehat sekaligus sebagai ajang untuk menyampaikan pesan persatuan dan kesatuan.” jelas Halis.

"Pada kesempatan kali ini materi olah raga diisi dengan kegiatan senam pagi yang diikuti oleh 123 orang Siswa SD Inpres Negeri Batom, dipimpin oleh salah satu Komandan Regu (Danru) di Pos Batom, Serda Chasbi dengan dibantu oleh beberapa anggota", lanjut Halis.

"Kedepan akan kami rencanakan untuk diisi dengan kegiatan-kegiatan materi olah raga yang lain, yang jelas olahraga ini bertujuan untuk menjaga stamina tubuh anak-anak agar tetap sehat. Karena di dalam tubuh yang sehat akan terdapat jiwa yang kuat (Mensano in corporesano). Sehingga, dengan tubuh yang sehat dan selalu prima itu, diharapkan siswa-siswi  dan anak-anak yang berada disekitar lingkungan sekolahan dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dengan fokus dan maksimal demi menunjang masa depannya kelak", tutup Halis.

Terbatasnya Tenaga Guru, Satgas TNI Yonif 403/WP Jadi Guru Olahraga di Batom Pegunungan Bintang

Dilain hal, Kendala Guru yang mengajar Olah Raga tersebut dibenarkan oleh Darius Purui (55), Kepala Sekolah SD Inpres Negeri Batom ketika ditemui diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu sebagai bentuk kepedulian Satgas TNI dalam menjaga kesehatan generasi muda.

''Benar, sebelumnya Bapak Musa adalah guru yang mengajar mata pelajaran olahraga tersebut, dikarenakan sedang berhalangan dalam waktu yang cukup lama oleh tuntutan tugasnya belajar di sentani. Jadi kami sangat menyambut baik kedatangan TNI dari Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 403/Wirasada Pratista yang bersedia membantu mengajar dan melatih anak-anak disekolah kami," tutup Darius. (Pensatgasyonif403)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...